Sering Lewatkan Sahur Demi Diet? Dokter Ingatkan Risiko Kesehatannya

waktu baca 1 menit
Sabtu, 7 Mar 2026 06:00 302 admincuitan

Cuitan.id – Sebagian orang sengaja melewatkan makan sahur dengan harapan berat badan turun lebih cepat selama Ramadan. Namun kebiasaan ini justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Dokter spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno mengingatkan pentingnya sahur bagi tubuh. Ia menilai sahur tidak hanya memberi manfaat kesehatan, tetapi juga memiliki nilai spiritual dalam menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, seseorang sebaiknya tetap berusaha sahur agar tubuh memiliki cadangan energi yang cukup sepanjang hari.

Jika seseorang tidak makan sahur, sementara makan terakhir sekitar pukul 21.00 malam, tubuh akan menjalani waktu puasa yang jauh lebih panjang. Kondisi ini membuat lambung kosong terlalu lama dan berisiko memicu gangguan pencernaan.

Bagi orang yang sedang menjalani diet atau takut berat badan naik selama Ramadan, dr Aru menyarankan tetap sahur dengan pola makan yang tepat. Pilih makanan dengan kalori dan gula yang tidak berlebihan.

Ia menjelaskan bahwa makanan yang terlalu manis justru membuat tubuh cepat lapar karena gula cepat diserap oleh tubuh.

Sebagai alternatif, ia menyarankan menu sahur yang mengandung serat tinggi, karbohidrat secukupnya, serta protein yang cukup. Kombinasi nutrisi tersebut membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan menjaga energi selama menjalani puasa.

Dengan pola makan sahur yang seimbang, puasa tetap lancar tanpa harus mengorbankan kesehatan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA