Suasana laga uji coba Timnas U-22 Indonesia versus Timnas U-22 Mali di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM) JAKARTA, Cuitan.id – Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, menjelaskan penyebab skuad Garuda Muda kesulitan mencetak gol dalam rangkaian laga uji coba jelang SEA Games 2025.
Hingga tiga pertandingan terakhir, Timnas U-22 hanya mampu membukukan dua gol, yang semuanya tercipta saat menghadapi India pada Oktober 2025.
Pada laga uji coba terbaru melawan Mali di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (15/11/2025), Indonesia kembali gagal mencetak gol dan harus menelan kekalahan telak.
Indra menegaskan bahwa performa timnya saat ini tidak bisa dibandingkan dengan Timnas U-23 era Gerald Vanenburg. Menurutnya, komposisi pemain, kualitas lawan, serta tahapan persiapan berbeda jauh.
“Tim ini berbeda dengan tim yang tampil di Piala AFF U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Banyak perbedaan, termasuk hadirnya pemain abroad seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra,” ujar Indra kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa delapan laga yang dijalani Timnas U-23 di bawah Vanenburg yang menghasilkan 15 gol tidak bisa dijadikan patokan. Terlebih, sebagian besar gol kala itu tercipta saat menghadapi Brunei Darussalam yang levelnya berbeda.
Menurut Indra, Mali memiliki kualitas permainan yang jauh lebih tinggi dibanding calon lawan Indonesia di SEA Games 2025. Karena itu, ia lebih menekankan pada respons pemain di lapangan, bukan hanya soal hasil akhir.
“Kualitas lawan sekarang jelas berbeda. Ada beberapa respons yang tidak tepat dari para pemain, dan ini harus kami perbaiki,” tambahnya.
Terkait rendahnya produktivitas gol, Indra mengakui masih banyak peluang emas yang gagal dikonversi. Penyelesaian akhir pun menjadi fokus utama dalam sesi latihan berikutnya.
“Kami punya beberapa peluang bagus tapi tidak menjadi gol. Finishing memang masih harus dibenahi,” tegasnya.
Timnas U-22 Indonesia dijadwalkan kembali bertemu Mali dalam laga uji coba kedua di Stadion Pakansari pada Selasa (18/11/2025) untuk melihat sejauh mana progres yang sudah dicapai. ***
Tidak ada komentar