Wali Kota Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekda Alpian, menyerahkan CSR dari Bank Jambi kepada pengurus Masjid Raya. SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus membangun jembatan silaturahmi dengan masyarakat. Hari ini, Jumat (15/5/2026), Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., memimpin langsung rombongan pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid Raya Kota Sungai Penuh.
Hadir bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekda Alpian, Walikota Alfin memanfaatkan momentum ini untuk berdialog secara hangat, menyerap aspirasi warga, sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah.
Selain beribadah bersama, Pemerintah Kota Sungai Penuh membawa kabar baik untuk pembangunan fasilitas ibadah setempat. Wali Kota Alfin, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekda, menyerahkan secara langsung bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jambi senilai Rp5 juta kepada pengurus Masjid Raya.
Bantuan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan sektor perbankan daerah dalam mendukung kenyamanan ibadah masyarakat. Acara penyerahan ini juga mendapat kesaksian langsung dari para Asisten, Kepala OPD, Camat, serta tokoh agama setempat.
“Kami ingin pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Lewat dialog langsung seperti ini, kami bisa mendengar apa yang warga butuhkan untuk pembangunan kota yang lebih baik,” ujar Wali Kota Alfin.
Dalam kesempatan yang penuh keakraban tersebut, Wali Kota Alfin memaparkan beberapa progres pembangunan dan penataan wajah Kota Sungai Penuh yang sedang berjalan, antara lain:
Penerangan Lapangan Merdeka: Pemerintah segera memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan ikonik ini agar lebih indah, aman, dan nyaman bagi warga.
Penataan Pasar Tanjung Bajure: Pemkot terus membenahi area pasar agar lebih tertib dan bersih.
Pengembalian Fungsi Trotoar: Pemerintah mengembalikan hak pejalan kaki dengan menertibkan fungsi trotoar di pusat kota.
Alfin menegaskan bahwa suksesnya program-program ini membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh jamaah untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
“Harapan ke depannya, tentu kami membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat demi pembangunan kota yang berkelanjutan,” tutup Alfin. **
Tidak ada komentar