JAKARTA, Cuitan.id – Nama Thomas A.M. Djiwandono resmi menjadi perhatian publik setelah Komisi XI DPR RI menetapkannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri.
Keputusan tersebut diambil usai Thomas menjalani fit and proper test di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026). Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa pemilihan Thomas merupakan hasil kesepakatan seluruh fraksi partai politik.
“Yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti Bapak Juda Agung adalah Bapak Thomas A.M. Djiwandono,” ujar Misbakhun.
Profil dan Latar Belakang
Thomas Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan putra dari Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia, dan Biantiningsih Miderawati, kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.
Thomas juga merupakan cicit dari R.M. Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) 46.
Riwayat Pendidikan
Thomas menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Ia meraih gelar Bachelor of Arts (BA) bidang Sejarah dari Haverford College pada 1994. Pendidikan pascasarjananya diselesaikan di Johns Hopkins University, dengan gelar Master of Arts (MA) di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional pada 2003.
Perjalanan Karier
Karier profesional Thomas dimulai di dunia jurnalistik sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993, lalu bergabung dengan Indonesia Business Weekly pada 1994.
Ia kemudian beralih ke sektor keuangan dan pernah bekerja sebagai analis keuangan di NatWest Securities serta menjadi konsultan di Castle Asia.
Di dunia korporasi, Thomas meniti karier panjang di Comexindo Internasional, hingga menjabat sebagai CEO selama lebih dari satu dekade. Ia juga menjabat Deputy CEO Arsari Group, perusahaan yang bergerak di sektor agrobisnis dan investasi.
Karier Politik dan Pemerintahan
Di bidang politik, Thomas telah menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sejak 2008 dan pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Kalimantan Barat.
Masuk ke pemerintahan, Thomas pertama kali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada Juli 2024 dan kembali dipercaya mengisi jabatan tersebut di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Deputi Gubernur BI
DPR RI menilai pengalaman Thomas di sektor fiskal, moneter, dan korporasi menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal di Bank Indonesia.
Penetapan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI selanjutnya akan disahkan melalui rapat paripurna DPR RI. ***
Tidak ada komentar