Ilustrasi tidur siang(Unsplash) JAKARTA, Cuitan.id – Tidur siang sering dianggap kebiasaan anak-anak atau kemewahan di tengah kesibukan. Padahal, para ahli menyebutkan, tidur singkat di siang hari justru dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental orang dewasa.
Kuncinya ada pada durasi, waktu, dan tujuan tidur siang. Para pakar saraf dan dokter spesialis tidur menegaskan, tidur siang yang dilakukan dengan tepat dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara signifikan.
Tidur siang bekerja layaknya “tombol reset” bagi otak. Setelah bangun, seseorang cenderung lebih segar, tidak mudah tersinggung, dan lebih mampu mengendalikan emosi. Efek relaksasi ini juga menurunkan hormon stres kortisol, membantu mereka yang kewalahan menghadapi tekanan harian.
Ahli saraf Major Allison Brager menyatakan, tidur singkat meningkatkan hampir seluruh aspek performa fisik dan kognitif. Dampaknya bisa langsung terasa setelah bangun, termasuk peningkatan kekuatan, stamina, kemampuan belajar, dan daya ingat.
Mitos bahwa orang berprestasi tidak tidur siang salah besar. Atlet dan tentara justru memanfaatkan tidur siang untuk tampil optimal.
Penelitian di Swiss terhadap 3.500 orang menunjukkan bahwa tidur siang satu hingga dua kali per minggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Namun, tidur siang terlalu lama, terutama lebih dari satu jam setiap hari, justru bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.
Dokter spesialis tidur Carolyn D’Ambrosio menekankan bahwa kebiasaan tidur siang sebaiknya menyesuaikan kualitas tidur malam, bukan sebagai kompensasi tidur buruk kronis.
Tidur siang penting untuk mengisi ulang energi, terutama bagi pekerja shift, orang lelah sebelum bekerja, ibu hamil, atau orangtua dengan bayi baru lahir. D’Ambrosio menekankan, tidur singkat dapat menjaga kewaspadaan dan meningkatkan produktivitas tanpa mengganggu tidur malam.
Bagi yang sulit mencapai tidur malam ideal 7–8 jam, tidur siang bisa menjadi solusi sementara. Power nap sekitar 20 menit meningkatkan kewaspadaan, sedangkan tidur hingga 90 menit memungkinkan tubuh menyelesaikan satu siklus tidur penuh, mendukung pemulihan fisik dan mental.
Tidur siang bukan sekadar kebiasaan santai, melainkan strategi kesehatan. Dengan durasi yang tepat dan tujuan jelas, tidur siang membantu menjaga keseimbangan fisik, mental, dan emosional di tengah tekanan hidup modern. ***
Tidak ada komentar