Kapolsek Air Hangat Pantau Dampak Banjir Luapan Sungai Batang Merao

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Nov 2025 12:07 839 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan Sungai Batang Merao hingga merendam sejumlah desa di Kecamatan Air Hangat dan Air Hangat Barat.

Untuk memastikan kondisi warga, Kapolsek Air Hangat AKP Julisman bersama Waka Polsek Ipda Suburman, S.AP., para Kanit, dan Bhabinkamtibmas turun langsung melakukan monitoring, Jumat (28/11/2025).

Kapolsek Air Hangat menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memetakan area terdampak serta memastikan keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilaksanakan mengingat potensi peningkatan debit air masih mungkin terjadi.

“Kami melakukan monitoring untuk memastikan kondisi masyarakat, memetakan wilayah terdampak, serta mengambil langkah cepat dalam penanganan dampak banjir,” ujar AKP Julisman.

10 Desa Terdampak Banjir

Hasil monitoring menunjukkan bahwa banjir melanda 10 desa di dua kecamatan:

A. Kecamatan Air Hangat:

  • Desa Koto Dua Lama
  • Desa Balai
  • Desa Air Tenang
  • Desa Koto Majidin Mudik
  • Desa Koto Majidin Di Air
  • Desa Koto Majidin Hilir

B. Kecamatan Air Hangat Barat:

  • Desa Koto Cayo
  • Desa Koto Datuk
  • Desa Koto Tengah
  • Desa Koto Dua Baru

Di beberapa titik, air merendam rumah warga, fasilitas umum, dan lahan pertanian. Di Pondok Pesantren Nurul Haq Air Hangat, halaman sekolah masih tergenang dengan ketinggian sekitar ±30 cm.

Meski banjir cukup meluas, Kapolsek menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materil tetap terjadi, mulai dari perabot rumah tangga yang rusak hingga hasil panen padi milik warga yang terendam air.

AKP Julisman mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. “Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan kondisi cuaca tidak menentu,” ujarnya.

Kapolsek Air Hangat menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus bersiaga, berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, serta melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang hingga kondisi kembali normal.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA