Kapan Idul Adha 2026? Intip Jadwal Sidang Isbat dan Prediksinya

waktu baca 3 menit
Selasa, 12 Mei 2026 05:00 6 admincuitan

Cuitan.id – Seluruh umat Muslim di seluruh dunia terutama Indonesia mulai mempersiapkan diri menyambut hari raya kurban atau Hari Raya Idul Adha tahun2026 ini.

Meskipun kalender astronomi sudah memberikan gambaran, keputusan resmi pemerintah tetap menjadi pegangan utama untuk menyeragamkan waktu ibadah, mulai dari puasa Arafah hingga penyembelihan hewan kurban.

Jadwal Penting Sidang Isbat Idul Adha 2026

Kementerian Agama (Kemenag) RI berencana menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Dzulhijjah 1447 H. Catat detail waktunya:

  • Hari/Tanggal: Ahad, 17 Mei 2026

  • Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta.

  • Agenda Utama: Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H dan Hari Raya Idul Adha 2026.

Petugas akan memantau posisi bulan (hilal) pada tanggal tersebut, yang bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 Hijriah.

Memahami Proses Sidang Isbat: Ilmu Pengetahuan Berpadu Tradisi

Sidang isbat merupakan ruang diskusi antara ulama, ahli astronomi, dan pemerintah. Forum ini menyatukan dua metode penting: Hisab (perhitungan matematis) dan Rukyat (pengamatan langsung).

Beberapa pihak yang terlibat aktif dalam diskusi ini meliputi:

  • Tim Hisab Rukyat Kemenag & BMKG.

  • Perwakilan organisasi Islam (seperti NU dan Muhammadiyah).

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI).

  • Duta besar negara sahabat dan anggota DPR RI.

4 Tahap Menuju Penetapan Idul Adha

Kemenag menjalankan prosedur transparan melalui empat tahap utama:

  1. Pemaparan Posisi Hilal: Para ahli astronomi menjelaskan posisi bulan saat matahari terbenam secara ilmiah.

  2. Pemantauan Lapangan (Rukyatul Hilal): Petugas di titik-titik dari Aceh hingga Papua melaporkan hasil penglihatan mata mereka terhadap bulan sabit tipis.

  3. Sidang Tertutup: Menteri Agama memimpin musyawarah dengan mempertimbangkan data sains dan laporan lapangan.

  4. Pengumuman Resmi: Pemerintah menyampaikan hasil keputusan melalui konferensi pers nasional.

Prediksi Tanggal Idul Adha 2026

Berdasarkan kriteria MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal pada 17 Mei 2026 diperkirakan sudah memenuhi syarat.

  • Pemerintah (Prediksi): Rabu, 27 Mei 2026.

  • Muhammadiyah: Rabu, 27 Mei 2026 (berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal).

Karena kedua metode menunjukkan hasil yang serupa, kemungkinan besar Idul Adha tahun ini akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Jadwal Puasa Sunnah Dzulhijjah

Sambil menunggu keputusan resmi, Anda bisa mulai menyiapkan jadwal ibadah sunnah berikut:

  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Selasa, 26 Mei 2026.

  • Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah): Rabu, 27 Mei 2026.

FAQ: Pertanyaan Sering Muncul Seputar Idul Adha 2026

1. Mengapa pemerintah harus menggelar sidang isbat?

Pemerintah menggelar sidang isbat untuk menjamin kepastian hukum syar’i dan menjaga kebersamaan umat dalam merayakan hari besar keagamaan secara nasional.

2. Apa itu kriteria MABIMS?

MABIMS adalah standar kesepakatan menteri agama empat negara serumpun yang menetapkan bahwa hilal dianggap terlihat jika tingginya minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

3. Kapan kita mulai bisa menyembelih hewan kurban?

Penyembelihan hewan kurban bisa Anda lakukan setelah pelaksanaan shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah hingga sebelum matahari terbenam pada hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah).

4. Apakah ada potensi perbedaan tanggal Idul Adha tahun ini?

Hingga saat ini, data dari Kemenag maupun Muhammadiyah menunjukkan kesamaan tanggal, yaitu 27 Mei 2026. Namun, tetap tunggu hasil sidang isbat pada 17 Mei mendatang. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA