Kabar Baik! Antrean Haji Kini Lebih Cepat dan Biaya Turun Rp 6 Juta

waktu baca 3 menit
Jumat, 19 Jun 2026 05:00 8 admincuitan

Cuitan.id – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sukses membawa perubahan besar dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kabar paling menarik adalah pemangkasan masa tunggu antrean haji secara signifikan serta penurunan biaya perjalanan yang membuat jamaah tersenyum lega.

Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, melayangkan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. Pemerintah berhasil memotong masa tunggu keberangkatan yang semula mencapai 35 hingga 40 tahun, kini menjadi 26 tahun saja.

Meski sudah turun drastis, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pencapaian ini belum cukup. Beliau meminta para menteri dan jajarannya untuk merancang skema baru agar antrean haji bisa jauh lebih pendek lagi.

“Melalui kerja keras Pak Menteri Haji dan Pak Wamen, antrean yang kemarin hampir 40 tahun sekarang bisa turun sampai 26 tahun,” ujar Cucun setelah menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor.

Biaya Lebih Hemat, Ringankan Beban Ratusan Ribu Jemaah

Selain memotong waktu tunggu, komitmen kuat pemerintah juga membuahkan hasil pada sektor keuangan. Dalam dua tahun terakhir, pemerintah berhasil menurunkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga sekitar Rp 6 juta. Kebijakan ini langsung meringankan beban lebih dari 200 ribu jemaah haji reguler yang bersiap berangkat ke Tanah Suci.

Perbaikan sistem juga menyentuh proses imigrasi. Sistem baru yang lebih ketat ini ampuh menangkal keberangkatan jemaah ilegal, sekaligus memberikan kenyamanan ekstra bagi jemaah resmi sejak sebelum terbang.

Manjakan Jemaah dengan Hotel Bintang 5 dan Kuliner Nusantara

Tidak hanya fokus pada biaya, pemerintah juga mendongkrak kualitas pelayanan di Arab Saudi. Pada musim haji kali ini, hampir 17 ribu jemaah haji reguler menikmati fasilitas menginap di hotel bintang lima yang mewah. Lokasinya pun sangat strategis, yaitu di Zona 1 Madinah yang berada tepat di sekitar Masjid Nabawi.

Banyak jemaah mengungkapkan rasa haru dan tidak menyangka bisa mendapatkan fasilitas sekelas hotel mewah yang sangat dekat dengan tempat ibadah.

Sektor konsumsi juga mengalami perbaikan total. Kementerian Haji sukses bernegosiasi dengan penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi untuk menyajikan menu makanan yang ramah di lidah. Jika tahun-tahun lalu jemaah sering mengeluhkan nasi yang keras, kini hidangan untuk jemaah jauh lebih adaptif dan sesuai dengan selera nusantara.

Sinergi Kuat Demi Kenyamanan Jemaah

Cucun mengakui masih ada beberapa catatan kecil yang memerlukan evaluasi. Namun secara umum, pelaksanaan haji tahun ini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Menurutnya, kunci sukses dari semua lompatan ini adalah jalinan komunikasi dan koordinasi yang solid antara DPR RI dan pemerintah.

Apresiasi senada juga datang dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri. Ia memuji kinerja Kementerian Haji dan menyampaikan terima kasih mendalam kepada Presiden Prabowo yang menaruh perhatian besar pada kenyamanan umat Islam Indonesia saat beribadah di Tanah Suci.

Abidin berharap, kondisi geopolitik di Timur Tengah terus membaik agar penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang bisa berjalan jauh lebih sukses. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA