Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Idoneisia yang baru. (PSSI) JAKARTA, Cuitan.id – Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan utama dirinya memilih menangani skuad Garuda dibanding menerima tawaran dari Jamaika dan Honduras. Menurut Herdman, Indonesia memiliki kombinasi ideal antara visi sepak bola yang jelas, pemain berkualitas, serta basis suporter yang sangat fanatik.
Hal tersebut disampaikan Herdman dalam jumpa pers perkenalan resmi yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Ia menilai Indonesia sebagai tempat yang tepat untuk melanjutkan karier kepelatihannya di level internasional.
“Saya pernah bekerja di kawasan CONCACAF dan memahami sepak bola di sana. Namun, Indonesia memiliki populasi sekitar 280 juta jiwa dan sebagian besar sangat mencintai sepak bola. Fanatisme itu luar biasa, dan ini adalah tempat yang tepat bagi saya,” ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris tersebut menekankan bahwa visi jangka panjang PSSI menjadi faktor penting dalam keputusannya. Ia juga melihat potensi besar dari para pemain Indonesia yang dinilainya memiliki kualitas dan ruang berkembang yang luas.
John Herdman dikontrak PSSI dengan skema dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun. Selain menangani tim senior, ia juga dipercaya memimpin Timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Herdman menegaskan pentingnya sinergi antar kelompok usia, mulai dari timnas U-17, U-20, U-23, hingga tim senior. Menurutnya, keselarasan filosofi permainan dan budaya sepak bola akan mempercepat adaptasi pemain muda saat naik ke level tertinggi.
“Kolaborasi dengan staf pelatih di setiap level usia sangat penting. Kita harus punya konsistensi dalam filosofi, budaya, dan kerangka taktik agar pemain selalu siap saat dipanggil ke tim senior,” jelasnya.
Pelatih yang sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian 36 tahun itu juga menilai padatnya kalender internasional menuntut kesiapan pemain dalam berbagai sistem dan budaya permainan.
Dalam kesempatan yang sama, PSSI turut memperkenalkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik. Kehadiran Meylan menandai kelanjutan kerja sama panjangnya dengan Herdman, yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade di berbagai tim, termasuk Timnas Kanada dan Toronto FC.
Dengan kombinasi pengalaman internasional, pendekatan modern, serta dukungan besar dari publik sepak bola nasional, PSSI berharap era baru di bawah kepemimpinan John Herdman mampu membawa Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif di level Asia dan dunia. ***
Tidak ada komentar