Jembatan Aurduri Jambi. Foto: Dok. Basarnas Jambi JAKARTA, Cuitan.id – Identitas perempuan yang dilaporkan terjatuh ke Sungai Batanghari usai berada di Jembatan Aurduri I, Kota Jambi, akhirnya dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Informasi tersebut disampaikan oleh Humas Basarnas Jambi pada Jumat malam (16/1/2026).
Humas Basarnas Jambi, Lutfi Mulyawan, menyampaikan bahwa keluarga korban telah memberikan izin untuk menyampaikan identitas tersebut kepada publik, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
“Update identitas korban sudah kami terima dan telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Informasi ini dibagikan agar proses pencarian dapat terbantu,” ujar Lutfi.
Perempuan tersebut diketahui bernama Shalsabilla Andriany, berusia 25 tahun, dan tercatat sebagai warga Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali terlihat mengenakan baju berwarna cokelat dan celana hitam. Identitas korban diperkuat dengan ditemukannya sepasang sandal di sekitar lokasi kejadian yang sesuai dengan ciri-ciri milik korban.
“Temuan sandal di lokasi sesuai dengan informasi yang disampaikan keluarga,” tambah Lutfi.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Dinas Pemadam Kebakaran, serta dibantu masyarakat setempat. Penyisiran dilakukan di area Sungai Batanghari dan sekitarnya, namun korban belum berhasil ditemukan.
Sebelumnya, seorang perempuan dilaporkan berada di area Jembatan Aurduri I pada Jumat siang sekitar pukul 12.40 WIB. Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan tim segera dikerahkan setelah menerima laporan dari warga.
Menurut keterangan saksi di sekitar lokasi, korban terlihat berjalan kaki dan sempat berhenti di tengah jembatan sebelum diduga terjatuh ke sungai. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, namun warga sempat melakukan pencarian awal sebelum tim SAR tiba.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses pencarian kepada petugas yang berwenang. ***
Tidak ada komentar