Honda Hentikan Proyek Mobil Listrik Afeela Bareng Sony

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Mar 2026 17:00 5 admincuitan

Cuitan.id – Kabar mengejutkan datang dari industri otomotif. Honda memutuskan menghentikan proyek mobil listrik yang sebelumnya dikembangkan bersama Sony. Proyek bernama Afeela kini resmi berhenti di tengah jalan.

Kolaborasi ini sebenarnya cukup ambisius. Lewat perusahaan patungan Sony Honda Mobility yang berdiri sejak 2022, keduanya ingin menghadirkan mobil listrik premium dengan teknologi hiburan canggih. Konsep Afeela bahkan sempat mencuri perhatian di Consumer Electronics Show 2024.

Namun rencana besar itu tidak berlanjut ke tahap produksi massal.

Honda mengambil keputusan ini setelah mengevaluasi kondisi bisnis. Perusahaan menghadapi tekanan finansial menjelang akhir tahun fiskal Maret 2026. Di saat yang sama, pasar kendaraan listrik global berubah cepat dan makin kompetitif.

Beberapa faktor utama mendorong langkah ini:

  • Margin mobil bensin dan hybrid menurun akibat kebijakan tarif baru
  • Adaptasi terhadap tren EV berjalan lebih lambat dari pesaing
  • Persaingan semakin ketat dari pemain besar seperti Tesla, BYD, dan Hyundai

Di pasar global, situasi memang tidak mudah. Amerika Serikat mencatat perlambatan penjualan EV karena harga tinggi dan infrastruktur charging yang belum merata. Sementara di China, produsen lokal justru melesat dengan harga lebih kompetitif.

Afeela sendiri sempat di gadang sebagai mobil masa depan. Sedan dan SUV yang dirancang membawa fitur hiburan khas Sony, termasuk integrasi game dan sistem berbasis cloud. Sayangnya, biaya produksi tinggi dan risiko pasar membuat proyek ini tidak layak dilanjutkan.

Meski Afeela batal, Sony Honda Mobility tidak dibubarkan. Kedua perusahaan kini mengalihkan fokus ke arah baru, seperti:

  • Pengembangan sistem infotainment dan teknologi berbasis AI
  • Layanan mobilitas digital
  • Software otomotif untuk produsen lain

Keputusan ini memberi sinyal kuat bahwa persaingan mobil listrik tidak hanya soal kendaraan, tapi juga teknologi dan ekosistem digital.

Bagi Honda, ini jadi momen penting untuk menyusun ulang strategi. Tanpa langkah yang tepat, mereka berisiko semakin tertinggal dalam persaingan global kendaraan listrik. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA