Pahami E-Katalog Versi 6: LAPIN Gelar Bimtek Pengadaan Barang di Yogyakarta

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Sep 2026 12:14 120 admincuitan

YOGYAKARTA, Cuitan.id – Lembaga Pelatihan Indonesia (LAPIN) mengambil langkah proaktif untuk memperkuat kompetensi aparatur pemerintah.

Kali ini mereka menggelar bimbingan teknis (Bimtek) khusus mengenai E-Katalog Versi 6 dan E-Purchasing di Hotel De Laxston, Yogyakarta. Acara ini berlangsung dari 28 September hingga 1 Oktober 2026.

Kegiatan ini secara khusus menghadirkan Sekretaris Daerah serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muara Enim.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mendampingi para aparatur agar mampu beradaptasi cepat dengan sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik yang kini semakin mutakhir.

Dimana pada hari pertama, peserta mengikuti proses registrasi, check-in hotel, serta pembagian tas, modul dan kartu identitas peserta.

Memasuki hari kedua, materi diawali dengan pengenalan Peraturan Kepala LKPP Nomor 177 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Katalog Elektronik Versi 6 serta arah transformasi pengadaan nasional.

Peserta kemudian mendapatkan materi mengenai arsitektur dan pembaruan sistem E-Katalog Versi 6, serta pengenalan fitur navigasi dan pencarian produk cerdas.

Selanjutnya pada hari ketiga, materi berlanjut dengan pembahasan mekanisme transaksi dan pemesanan elektronik, transparansi pengawasan dan pelacakan anggaran, serta manajemen akun, peran dan hak akses pengguna.

Peserta juga di jadwalkan mengikuti simulasi praktik langsung dan sesi diskusi terkait kendala teknis.

Sementara pada hari terakhir, kegiatan di isi dengan penutupan, pembagian sertifikat dan SPPD, kemudian di lanjutkan dengan check-out hotel.

LAPIN menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman teknis dan adaptasi operasional terhadap penerapan E-Katalog Versi 6 dan E-Purchasing dalam proses pengadaan pemerintah.

Melalui pelatihan komprehensif ini, LAPIN optimis aparatur pemerintah mampu mengoperasikan E-Katalog Versi 6 secara optimal demi mewujudkan transparansi pengadaan nasional yang lebih baik. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA