Cuitan.id – Penggemar game tarung legendaris mendapat kejutan besar tahun ini. Sega baru saja memperkenalkan judul terbaru dari seri legendaris mereka, yaitu Virtua Fighter Crossroads. Sega memilih panggung megah Summer Game Fest 2026 di Los Angeles untuk memamerkan proyek ambisius ini secara langsung kepada publik. Rencananya, game ini akan meluncur ke pasar global pada tahun 2027 mendatang.
Langkah ini sekaligus menandai babak baru yang segar bagi waralaba Virtua Fighter. Berbeda dari seri-seri pendahulunya, Virtua Fighter Crossroads kini mengusung genre Fighting Adventure. Sega ingin mendobrak batasan game pertarungan tradisional dengan menyatukan elemen cerita yang mendalam dan pertempuran seru secara mulus.
Melalui mode petualangan tunggal (single-player), pemain akan menyelami kisah unik dari empat protagonis baru. Salah satu cuplikan video memperlihatkan karakter menarik bernama Cielo. Pemain akan merasakan narasi yang imersif, tempat keyakinan dan masa lalu para karakter saling berbenturan dalam duel sengit khas Virtua Fighter. Di sela-sela petualangan utama, pemain juga bisa menjelajahi berbagai misi sampingan yang membuat dunia game ini terasa lebih hidup.
Sentuhan RGG Studio dan Latar Kota Asia Tenggara
Sega memilih Vilasapara sebagai latar tempat utama. Kota fiksi metropolitan di Asia Tenggara ini terkenal dengan julukan “kota petarung”. Untuk menghidupkan suasana kota, Sega memercayakan pengembangannya kepada RGG Studio. Tim ini sudah sangat terkenal lewat keahlian mereka merancang detail dunia yang realistis dalam seri Like a Dragon. Pemain bisa menjelajahi berbagai distrik unik, mulai dari pusat kota bertembok yang padat hingga kawasan hiburan dan resor yang mewah.
Kota Vilasapara memiliki aturan yang sangat ketat. Siapa pun yang menggunakan senjata api akan menghadapi hukuman mati. Kisah bermula saat Presiden Bato berusaha mengubah turnamen bawah tanah, Vila Fight Fest, menjadi olahraga nasional demi memulihkan ekonomi negara. Namun, ancaman besar muncul dari sosok misterius berjuluk Bakunawa Killer yang gemar menyerang para ahli bela diri.
Demi menghadirkan kualitas cerita yang luar biasa, Sega menggandeng tim penulis internasional papan atas. Proyek besar ini melibatkan David Hayter sebagai Pengawas Pembangunan Dunia, serta Brad Kane yang bertindak sebagai Penulis Utama. Sementara itu, Tsuyoshi Furuta dan Shinji Yamamoto turut memperkuat jajaran tim penyusun skenario.
Dari sisi permainan (gameplay), Virtua Fighter Crossroads tetap mempertahankan sistem pertempuran yang taktis dan mengalir. Namun, pengembang kini menyuntikkan tingkat realisme dan kedalaman strategi yang jauh lebih tinggi. Selain menawarkan mode cerita yang dramatis lengkap dengan pertarungan bos (boss fight), pemain tetap bisa menikmati Battle Mode untuk bertarung satu lawan satu, baik secara daring (online) maupun luring (offline). (Tim)
Tidak ada komentar