Trabas Jalur Ekstrem, Kadiskominfo Jambi Ikut Panen Kopi Robusta di Kerinci

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Mei 2026 17:00 40 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Semangat memajukan pertanian lokal mengalahkan beratnya medan. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, membuktikan hal ini saat menghadiri Festival Panen Rayo Kopi Robusta di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Sabtu (23/5/2026).

Hadir mewakili Gubernur Jambi Al Haris, Ariansyah turun langsung ke lapangan untuk memberi dukungan penuh kepada para petani setempat.

Festival ini bukan sekadar seremoni. Acara ini menjadi momentum besar untuk memperkuat potensi kopi robusta lokal, sekaligus menggerakkan sektor pertanian berbasis masyarakat di wilayah pegunungan Kerinci.

Berbagai tokoh penting turut mengawal kegiatan ini. Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Deputi BI Provinsi Jambi Robi Fathir, Kepala BPDAS Batanghari, jajaran pejabat Eselon II Kabupaten Kerinci, Forkompincam Batang Merangin, Komunitas PPKJ, hingga para kepala desa dan petani kopi setempat.

Menaklukkan Medan Berat Demi Petani Lokal

Perjalanan menuju pusat festival menyuguhkan petualangan tersendiri. Setelah sambutan hangat lewat Tari Persembahan, rombongan harus menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer dengan berjalan kaki selama hampir satu jam menuju kebun kopi milik Wawan, salah satu petani Robusta Tamiai.

Guyuran hujan membuat akses jalan menjadi sangat ekstrem dan menantang.

“Kami menghabiskan waktu sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor, atau lebih dari 60 menit dengan berjalan kaki melewati jalur yang ekstrem karena hujan,” ujar Ariansyah menceritakan perjuangannya menuju lokasi.

Namun, rasa lelah langsung sirna begitu rombongan tiba di lokasi. Hamparan kebun kopi yang asri langsung menyambut mereka dari ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Komitmen Hijau untuk Masa Depan Kopi Kerinci

Setelah menikmati makan siang bersama di tengah kesejukan alam, Ariansyah bersama para pejabat dan petani langsung memetik ceri kopi yang telah matang. Tidak hanya memanen, mereka juga menanam tanaman sela seperti alpukat jinger, petai, dan lamtoro untuk mendukung sistem pertanian yang berkelanjutan (agroforestry).

Ariansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi masyarakat Tamiai yang konsisten menjaga kualitas kopi robusta mereka, meski harus menghadapi tantangan geografis yang berat.

Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan bahwa medan yang ekstrem tidak akan menyurutkan langkah pemerintah untuk terus mendampingi petani dan melejitkan potensi kopi unggulan Kerinci ke pasar yang lebih luas. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA