Respons Cepat: Bupati Monadi Instruksikan Alat Berat Langsung Bekerja di Banjir Tanjung Pauh

waktu baca 2 menit
Sabtu, 23 Mei 2026 09:27 5 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci beberapa hari terakhir ini, memicu terjadinya banjir bandang di Desa Tanjung Pauh Mudik dan Tanjung Pauh Hilir, Kecamatan Danau Kerinci Barat, pada Sabtu (23/5/2026) malam.

Derasnya arus air yang disertai dengan material lumpur, pasir dan batu tersebut, sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga setempat.

Mendengar kabar duka ini, Bupati Kerinci Monadi langsung bergerak menuju lokasi bencana untuk memeluk semangat warga yang terdampak.

Beliau tidak datang sendiri. Kepala Dinas PUPR Maya Novefri Handayani, Kepala Pelaksana BPBD, dan Camat Noverman Nurdin turut mendampingi di lapangan untuk memastikan bantuan datang tepat waktu.

Gotong Royong Pulihkan Akses Warga

Di lokasi kejadian, Bupati Monadi melihat langsung titik luapan air dan memeriksa kondisi infrastruktur yang rusak. Mengingat curah hujan di wilayah Kerinci masih tinggi, pemerintah daerah mengambil langkah darurat demi mencegah banjir susulan yang lebih parah.

Bupati Monadi meminta Dinas PUPR, BPBD, hingga jajaran kepala desa untuk menyatukan kekuatan. Beliau menegaskan bahwa keselamatan warga, pembersihan material, dan pembukaan kembali akses jalan adalah prioritas utama saat ini.

“Kami ingin penanganan ini selesai secepat mungkin. Alat berat harus langsung bekerja malam ini agar material banjir bersih dan jalur transportasi masyarakat tidak terputus,” ujar Monadi dengan tegas di lokasi bencana.

Jadwal Pembersihan dan Imbauan Cuaca

Pemerintah daerah langsung menerjunkan alat berat ke lokasi malam ini untuk membersihkan sumbatan di aliran sungai dan jalan raya. Rencananya, alat berat fokus bekerja di Desa Tanjung Pauh Hilir malam ini, lalu bergeser ke Desa Tanjung Pauh Mudik esok hari.

Saat ini, tim BPBD bersama instansi terkait sedang mendata kerugian, mulai dari rumah tinggal hingga fasilitas umum yang rusak. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun selalu waspada, karena potensi cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Kerinci dalam beberapa hari ke depan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA