100 Tahun Jam Gadang, Cara Bukittinggi Pikat Investor Global

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Mei 2026 14:00 11 admincuitan

Cuitan.id – Dalam rangka menyambut perayaan satu abad Jam Gadang pada Juni 2026, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemkot Bukittinggi. Dimana persiapan yang sedang dilakukan adalah mematangkan megaproyek kebudayaan.

Tidak hanya sekadar pesta rakyat biasa, Pemkot Bukittinggi juga sedang merancang momentum bersejarah ini sebagai batu loncatan strategis. Agar bisa mendongkrak sektor pariwisata internasional dan investasi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Sebagai ikon abadi Sumatera Barat yang dibangun sejak tahun 1926, menara jam legendaris ini tetap berdiri megah tanpa besi penyangga modern, membuktikan mahakarya arsitektur tingkat tinggi yang siap memikat para pelancong domestik hingga mancanegara.

Rangkaian festival berskala besar akan memadati kawasan pelataran Jam Gadang sepanjang tahun ini. Menariknya, agenda tersebut tidak hanya berfokus pada hiburan visual, melainkan dikemas secara edukatif untuk mengupas tuntas nilai histori dan transformasi teknologi bangunan bersejarah tersebut.

Berbagai program unggulan telah disiapkan secara matang, mulai dari seminar sejarah internasional, eksibisi literasi, pertunjukan seni kontemporer Minangkabau, hingga promosi destinasi wisata unggulan yang diharapkan mampu menarik minat investor global di industri kreatif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, Albertiusman, S.Si, M.Si, menegaskan bahwa perayaan ini merupakan momentum emas yang wajib dimaksimalkan untuk memperkuat branding kota di panggung dunia.

Peluncuran marka ikonik “Satu Abad Jam Gadang” pun menjadi simbol resmi dimulainya pergerakan masif menuju puncak perayaan bersejarah tersebut.

“Peringatan satu abad Jam Gadang ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Ini adalah momentum krusial bagi kita untuk memperkenalkan sejarah panjang, kekayaan budaya, dan identitas autentik Kota Bukittinggi kepada dunia internasional,” ujar Albertiusman, Rabu (20/5/2026).

Guna memastikan kesuksesan event akbar yang diprediksi menjadi salah satu festival terbesar di Sumatera Barat pada tahun 2026 ini, keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama.

Sinergi yang kuat antara pelajar, komunitas seni, tokoh adat, pelaku UMKM, hingga instansi lintas sektoral diharapkan mampu melahirkan ekosistem kolaborasi yang solid.

Selain itu, tingginya arus kunjungan wisatawan asing dan domestik selama rangkaian acara ini ditargetkan menjadi stimulus utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bukittinggi secara berkelanjutan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA