Ilustrasi – Direktur RSUD MHAT, dr. Rofi Irman, melakukan Sidak dan mengaktifkan sistem Management on Duty (MoD). SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, agar mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat, ramah, dan solutif. Manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib (MHAT) Kota Sungai Penuh saat ini sedang memprioritaskan kenyamanan pasien melalui perombakan sistem pelayanan besar-besaran.
Direktur RSUD MHAT, dr. Rofi Irman, yang turun langsung memimpin inspeksi mendadak (sidak) setiap hari. Ia menyisir seluruh unit, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga poli pelayanan.
Strategi ini memungkinkan manajemen melihat kondisi nyata dan mendengar langsung suara hati pasien maupun keluarga yang berkunjung ke RSUD MHA Thalib.
“Kami ingin merasakan langsung suasana pelayanan di lapangan. Masukan dari masyarakat sangat berharga bagi kami untuk memperbaiki kekurangan yang ada secara instan,” ujar dr. Rofi, Senin (11/5/2026).
Selain sidak, rumah sakit kini mengaktifkan sistem Management on Duty (MoD). Dalam skema ini, petugas senior berjaga secara bergantian dalam tiga shift selama 24 jam penuh. Tugas mereka sangat krusial:
Memantau seluruh aktivitas pelayanan tanpa celah.
Mengambil keputusan cepat jika muncul kendala darurat.
Mencatat dan melaporkan setiap kejadian sebagai bahan evaluasi manajemen.
Perubahan ini tidak hanya menyentuh aspek medis. Manajemen juga memperketat disiplin pegawai, merapikan sistem antrean agar lebih manusiawi, serta menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit agar pasien merasa lebih nyaman saat masa pemulihan.
Sebagai fasilitas rujukan utama bagi warga Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, RSUD MHAT sadar bahwa standar pelayanan harus tetap terjaga meski terjadi pergantian shift petugas.
“Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat kembali. Tidak boleh ada satu pun keluhan pasien yang kami abaikan. Respon cepat adalah kunci,” tegas dr. Rofi.
Upaya pembenahan ini mendapat sambutan hangat dari para keluarga pasien. Mereka berharap perubahan ini menjadi budaya kerja permanen, bukan sekadar kebijakan sementara. Kecepatan penanganan dan keramahan petugas menjadi dua poin utama yang paling dinantikan masyarakat demi pelayanan kesehatan yang lebih bermartabat.
1. Apa itu sistem Management on Duty (MoD) di RSUD MHAT? MoD adalah sistem pengawasan oleh petugas senior yang berjaga selama 24 jam dalam tiga shift untuk memastikan operasional rumah sakit berjalan lancar dan menangani kendala lapangan secara cepat.
2. Bagaimana cara masyarakat menyampaikan keluhan? Manajemen telah memperkuat layanan pengaduan masyarakat. Selain itu, Direktur RSUD rutin melakukan sidak harian untuk mendengar langsung keluhan dan saran dari pasien.
3. Wilayah mana saja yang dilayani oleh RSUD MHA Thalib? RSUD MHAT merupakan rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
4. Apa saja fokus utama perbaikan layanan saat ini? Fokus utama meliputi peningkatan respon medis, disiplin pegawai, kebersihan lingkungan, sistem antrean yang lebih tertata, dan pengawasan internal yang ketat. **
Tidak ada komentar