Kolase – Gubernur Jambi Al Haris, seusai Apel disiplin ASN dan halal bihalal di Lingkup Pemprov Jambi, bertempat di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Senin (30/3/2026). ist Cuitan.id – Pemerintah Provinsi Jambi mulai menyiapkan penyesuaian komposisi anggaran. Langkah ini menindaklanjuti ketentuan pemerintah pusat yang menetapkan belanja pegawai maksimal 30% dari total APBD pada 2027.
Hal itu disampaikan Gubernur Jambi, Al Haris, seusai Apel disiplin ASN dan halal bihalal di Lingkup Pemprov Jambi, bertempat di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Senin (30/3/2026).
Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan belanja pegawai saat ini mencapai 39%. Sehingga, penyesuaian tidak dapat di lakukan secara instan mengingat jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang ada saat ini.
“Kalau langsung ya saya kira enggak mungkin dong kita dengan ASN yang ada ini kan enggak mungkin langsung kita terapkan,” katanya.
Dia menuturkan, penyesuaian secara bertahap akan di lakukan secara bertahap, sambil berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
“Mungkin nanti kita coba koordinasi dengan pusat, nanti dengan Menteri Keuangan seperti apa polanya,” tuturnya.
Al Haris menilai kondisi tersebut tidak hanya di alami Jambi, karena sejumlah daerah lain bahkan memiliki persentase belanja pegawai yang lebih tinggi.
“Ya, itu bagus idealnya begitu, tapi ya karena kondisi kita, tidak hanya kita, Jambi cukup lumayan juga, yang lain malah lebih besar lagi dari kita,” ujarnya.
Terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dia menjelaskan jumlahnya masih relatif terkendali dan tidak akan terlalu membebani anggaran.
“Kalau PPPK bisa karena jumlahnya juga saya kira bisa kita, karena jumlahnya hari ini kalau tidak salah sekitar 6.000-an, masih tidak begitu besar,” jelasnya.
Pemprov Jambi menargetkan penyesuaian belanja pegawai menuju 30% bisa tercapai sebelum 2027, sambil tetap menjaga kualitas layanan publik dan kemampuan fiskal daerah. **
Tidak ada komentar