Cuitan.id – Puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu malam, 18 Maret 2026. Volume kendaraan meningkat signifikan dibanding hari sebelumnya, namun arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan terkendali.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, jumlah kendaraan naik dari sekitar 221 ribu unit pada Selasa menjadi sekitar 250 ribu kendaraan pada Rabu malam. Kepadatan terlihat di sejumlah titik, tetapi kendaraan tetap bergerak tanpa hambatan berarti.
Sejak pagi hingga malam hari, peningkatan arus kendaraan terus terjadi, baik di jalan tol maupun jalur arteri. Untuk menjaga kelancaran, petugas memberlakukan sistem one way nasional mulai pukul 12.30 WIB hingga wilayah Jawa Tengah.
Selain itu, penerapan one way lokal dari KM 414 menuju Bawen membantu mengurai kepadatan di area tersebut. Strategi ini terbukti efektif menjaga arus mudik tetap stabil.
Kondisi serupa juga terlihat di jalur arteri. Volume kendaraan meningkat, namun lalu lintas tetap relatif lancar meski sempat melambat di beberapa titik.
Di sektor penyeberangan, arus kendaraan dari Merak menuju Bakauheni juga berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dari sisi keselamatan, Polri mencatat penurunan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan hingga 40 persen dibanding periode sebelumnya. Hasil ini menunjukkan peningkatan efektivitas pengamanan, pos pelayanan, serta pemanfaatan teknologi selama musim mudik.
Meski situasi terkendali, masyarakat tetap perlu merencanakan perjalanan dengan matang. Pemudik juga diimbau menjaga kondisi tubuh dan selalu berhati-hati di jalan agar perjalanan tetap aman hingga sampai tujuan. **
Tidak ada komentar