Larangan Cium Bayi Saat Lebaran, Ini Alasannya

waktu baca 1 menit
Kamis, 19 Mar 2026 06:00 9 admincuitan

Cuitan.id – Menjelang Idul Fitri, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyentuh atau mencium bayi saat bersilaturahmi. Kebiasaan ini terlihat sepele, tetapi bisa meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama pada bayi yang sistem imunnya belum kuat.

Pelaksana tugas Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menegaskan bahwa interaksi fisik dengan bayi sebaiknya dibatasi, apalagi saat momen Lebaran yang melibatkan banyak orang. Pertemuan besar keluarga berpotensi mempercepat penyebaran penyakit seperti campak.

Jika anak menunjukkan gejala seperti demam atau ruam kemerahan, orangtua perlu segera membawa ke fasilitas kesehatan dan menunda aktivitas berkumpul.

Selain sentuhan, kebiasaan mencium bayi juga berbahaya. Dokter keluarga Dr. Sermed Mezher menjelaskan bahwa ciuman, terutama di wajah atau tangan bayi, bisa menjadi jalur penularan virus seperti herpes simpleks (HSV-1). Virus ini tetap bisa menular meski tanpa luka yang terlihat.

Bayi sangat rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang sempurna. Infeksi ringan pada orang dewasa bisa berdampak serius pada bayi, bahkan berisiko menyebar ke organ vital.

Para ahli menegaskan bahwa orangtua berhak membatasi interaksi tamu dengan bayi. Menjaga jarak bukan berarti mengurangi kasih sayang, tetapi langkah penting untuk melindungi kesehatan anak. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA