Lari Saat Puasa Aman, Ini Tips Tetap Bugar di Ramadhan

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 06:00 64 admincuitan

Cuitan.id Lari saat puasa tidak perlu dihentikan selama Ramadhan. Menurut dr. Risky Dwi Rahayu, Sp.K.O, dari RS Pondok Indah, olahraga ini aman asal waktu, durasi, dan intensitas latihan diperhatikan.

“Latihan lari jarak jauh tetap bisa dilakukan, tapi perlu perencanaan yang matang,” jelas dr. Risky kepada Kompas.com, Rabu (25/2/2026).

Risiko Lari Jarak Jauh Saat Puasa

Olahraga dengan durasi panjang membutuhkan cairan dan energi lebih banyak. Dua risiko utama adalah:

  1. Dehidrasi – saat tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk.
  2. Hipoglikemia – turunnya kadar gula darah yang bisa membuat lemas atau pusing.

Kedua kondisi ini muncul jika latihan dilakukan tanpa pengaturan waktu dan nutrisi yang tepat.

Waktu dan Intensitas Latihan

dr. Risky menyarankan menyesuaikan waktu dan intensitas lari. Latihan setelah berbuka puasa bisa dilakukan dengan intensitas lebih tinggi karena tubuh sudah mendapatkan energi dan cairan.

Nutrisi Sahur dan Berbuka

Asupan makanan juga penting bagi pelari saat puasa. Pilih:

  • Karbohidrat kompleks untuk energi stabil.
  • Protein berkualitas untuk menjaga massa otot.
  • Lemak sehat dan cairan cukup untuk stamina.

Hindari gorengan dan gula sederhana berlebihan karena energi yang di hasilkan cepat habis.

Dengan perencanaan waktu, intensitas, hidrasi, dan nutrisi yang tepat, lari saat puasa tetap aman dan membantu menjaga kebugaran tubuh selama Ramadhan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA