Kisah Nabi Muhammad SAW Terima Wahyu Pertama di Gua Hira

waktu baca 1 menit
Sabtu, 7 Mar 2026 05:00 222 admincuitan

Cuitan.id – Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril saat berkhalwat di Gua Hira, sekitar 5 km utara Kota Makkah. Peristiwa ini menandai awal kenabian beliau dan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk umat Islam.

Saat itu, Nabi Muhammad berusia 40 tahun. Selama bertahun-tahun sebelumnya, beliau rutin menyendiri di Gua Hira, merenungkan ciptaan Allah, dan memperdalam ibadahnya. Di gua ini, Jibril menegaskan tugas Nabi Muhammad sebagai utusan Allah untuk menyampaikan ajaran tauhid.

Peristiwa wahyu pertama terjadi pada bulan Ramadan. Nabi Muhammad pertama kali bertemu Jibril yang memerintahkannya membaca. Meski awalnya Nabi merasa tidak bisa membaca, Jibril menegaskan pesan Allah hingga akhirnya Rasulullah menerima wahyu:

“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia, yang mengajar manusia dengan pena, mengajarkan apa yang tidak diketahuinya.” (QS Al-Alaq: 1-5)

Setelah menerima wahyu, Nabi Muhammad merasa gemetar dan pulang menemui Khadijah RA. Beliau meminta untuk diselimuti sebelum menceritakan pengalaman tersebut. Khadijah RA kemudian mengajak beliau menemui sepupunya, Waraqah bin Naufal, untuk menafsirkan peristiwa bersejarah ini.

Wahyu pertama ini menandai misi besar Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa ajaran Islam, yang kemudian menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA