Konsumsi Minuman Manis Tinggi Picu Obesitas pada Anak

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Mar 2026 12:00 4 admincuitan

Cuitan.id – Konsumsi minuman manis yang terus meningkat dapat meningkatkan risiko obesitas, terutama pada anak-anak. Risiko ini semakin besar ketika anak tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup setiap hari.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan bahwa asupan gula berlebih dapat mempercepat terjadinya obesitas pada usia muda.

Menurutnya, banyak anak terbiasa dengan makanan dan minuman bercita rasa manis sehingga keinginan untuk mengonsumsi gula terus meningkat.

“Anak-anak cenderung mencari rasa manis. Ketika sudah terbiasa dengan makanan atau minuman manis, mereka akan terus menginginkannya,” ujarnya dalam media briefing bertajuk Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Gula Tinggi Tingkatkan Asupan Kalori

Nadia menjelaskan, konsumsi gula dalam jumlah besar dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan. Jika tubuh tidak membakar kalori tersebut melalui aktivitas fisik, energi akan tersimpan sebagai lemak.

Kondisi ini menjadikan minuman manis sebagai salah satu faktor utama yang memicu obesitas.

“Konsumsi gula sangat berpengaruh dan paling cepat memicu obesitas,” jelasnya.

Meski begitu, gula tidak selalu menjadi masalah jika seseorang tetap menjaga keseimbangan antara asupan energi dan aktivitas fisik.

Kurangnya Aktivitas Fisik Perbesar Risiko

Nadia menambahkan, rendahnya aktivitas fisik masyarakat Indonesia turut memperparah masalah obesitas. Data menunjukkan sekitar 96 persen masyarakat Indonesia masih kurang bergerak.

Situasi ini juga terlihat pada anak-anak yang semakin jarang berolahraga. Banyak anak hanya beraktivitas fisik saat pelajaran olahraga di sekolah yang biasanya berlangsung satu kali dalam seminggu.

Akibatnya, kalori dari makanan dan minuman manis tidak terbakar secara optimal.

Anak Perlu Aktivitas Fisik Setiap Hari

Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga keseimbangan energi tubuh. Anak-anak idealnya melakukan aktivitas fisik minimal satu jam setiap hari.

Olahraga rutin membantu tubuh membakar kalori sekaligus menjaga berat badan tetap sehat.

Penting Mengatur Konsumsi Gula Sejak Dini

Nadia menekankan pentingnya mengatur konsumsi gula sejak dini, terutama pada anak-anak. Mengurangi asupan gula sering menjadi langkah awal saat seseorang ingin menurunkan berat badan.

Dengan mengontrol konsumsi minuman manis serta meningkatkan aktivitas fisik, risiko obesitas pada anak dapat ditekan secara signifikan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA