Ilustrasi sholat tarawih di malam bulan Ramadhan.(Pexels/Kompas.com) JAKARTA, Cuita.id – Umat Islam di Indonesia bersiap menyambut Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pelaksanaan sholat tarawih pertama sebagai penanda dimulainya malam bulan suci.
Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah khusus yang hanya dilaksanakan selama bulan Ramadhan, tepatnya setelah sholat Isya dan sebelum sholat witir. Ibadah ini dapat dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Mengacu pada informasi dari Kementerian Agama, hukum sholat tarawih adalah sunnah muakkad, yaitu sangat dianjurkan namun tidak wajib.
Pelaksanaan tarawih secara berjamaah juga termasuk sunnah kifayah. Artinya, apabila sudah ada yang melaksanakannya dalam satu keluarga atau komunitas, maka kewajiban anjuran tersebut telah terpenuhi.
Terdapat perbedaan praktik di masyarakat terkait jumlah rakaat, yaitu:
8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 11 rakaat)
20 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 23 rakaat)
Keduanya sama-sama diperbolehkan dan memiliki dasar dalam praktik umat Islam.
Berikut perkiraan jadwal tarawih pertama berdasarkan organisasi Islam dan pemerintah:
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dengan demikian, tarawih pertama versi Muhammadiyah dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
Nahdlatul Ulama hingga kini belum mengumumkan secara resmi awal Ramadhan 2026.
Berdasarkan kalender internal, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun kepastian tetap menunggu hasil rukyatul hilal menjelang akhir bulan Syaban.
Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadhan pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 16.00 WIB.
Hasil sidang isbat akan menentukan apakah 1 Ramadhan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026.
Prediksi jadwal tarawih pertama menurut Pemerintah:
Jika 1 Ramadhan jatuh pada 18 Februari 2026, maka tarawih pertama pada 17 Februari 2026 malam.
Jika 1 Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026, maka tarawih pertama pada 18 Februari 2026 malam.
Berikut bacaan niat Sholat tarawih sesuai kondisi pelaksanaannya:
Sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
Sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt.”
DDengan mengetahui jadwal sholat tarawih pertama Ramadhan 2026 serta bacaan niatnya, umat Islam dapat mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan lebih khusyuk dan penuh kesiapan. Pastikan memantau pengumuman resmi pemerintah agar tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai awal puasa Ramadhan 1447 H. ***
Tidak ada komentar