Khutbah Jumat Persiapan Ramadhan Lengkap Arab dan Artinya

waktu baca 4 menit
Jumat, 13 Feb 2026 04:00 5 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Berikut ini teks Khutbah Jumat Persiapan Ramadhan lengkap dengan bacaan Arab dan terjemahannya. Materi khutbah ini dapat menjadi referensi bagi khatib maupun jamaah dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan iman dan takwa.

Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri sejak jauh hari, baik secara spiritual maupun sosial.

Khutbah Jumat – Bagian Pertama

Teks Arab & Terjemahan

الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, mohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kita dan keburukan amal kita. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad SAW adalah hamba dan utusan-Nya.

أما بعدُ، فإن أصدقَ الحَديثِ كتابُ الله، وخيرَ الهدي هديُ نبيِّنا محمد SAW، وشرَّ الأمور مُحدثاتُها، وكلُّ محدثةٍ بدعةٌ، وكلُّ بدعةٍ ضلالةٌ.

Sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah Kitabullah, dan petunjuk yang terbaik adalah petunjuk Nabi SAW. Sesungguhnya setiap perkara yang diada-adakan adalah bid‘ah, dan tiap bid‘ah adalah sesat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

*Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati, kecuali dalam keadaan beragama Islam.*
(Q.S. Ali Imran: 102)

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, bulan yang ditunggu-tunggu oleh setiap muslim. Ramadhan bukan sekadar waktu di kalender, tetapi musim penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.

Allah SWT memberikan Ramadhan sebagai anugerah terbesar untuk kita memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mengevaluasi kehidupan.

Oleh karena itu, selayaknya kita mempersiapkan diri secara ruhiyah, fisik, dan akhlak agar Ramadhan yang akan datang menjadi momen perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.

Persiapan yang Disunnahkan

1. Taubat Nasuha (Tobat yang Sungguh-Sungguh)

Sebelum Ramadhan tiba, kita dianjurkan mengosongkan diri dari dosa dan penyesalan, serta memperbanyak istighfar.

اَللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

2. Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban

Nabi SAW bersabda bahwa Ramadhan datang di tengah bulan Sya’ban, dan beliau sering berpuasa pada bulan Sya’ban. Ini menjadi latihan rohani sebelum menjalankan puasa Ramadhan secara penuh.

3. Menguatkan Niat & Menata Hati

Menata ulang niat ibadah kita hanya karena Allah, bukan karena adat atau kebiasaan semata.

Jamaah yang berbahagia, semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang menyambut Ramadhan dengan kesiapan batin, kebersihan hati, dan niat yang tulus. Selawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad SAW.

Khutbah Jumat – Bagian Kedua

Teks Arab & Terjemahan

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. (Q.S. al-Ahzab: 70)

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, Ramadhan adalah musim amal salih. Ketika bulan Ramadhan tiba, pahala di lipatgandakan:

  • Puasa yang di terima
  • Qiyamullail (shalat malam)
  • Membaca Al-Qur’an
  • Sedekah terus meningkat
  • Menjaga lisan, perbuatan, dan hati

Rasulullah SAW bersabda bahwa “barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka di ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun Alaih)

Jadi, kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu, iri hati, dan amarah.

Doa Nabi SAW Menyambut Ramadhan

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبارك لنا في رمضان

Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan berkahilah kami di bulan Ramadhan.

Doa ini menunjukkan kegembiraan dan kesiapan seorang muslim menyambut Ramadhan dengan penuh harapan kepada ridha Allah.

Pesan Moral & Spiritual

1. Ramadhan Adalah Sekolah Iman

Di bulan ini, shalat tarawih berkumpul di masjid, Al-Qur’an di baca berulang-ulang, dan sedekah mengalir deras.

Ini adalah waktu untuk memperbaiki kebiasaan, memperkuat hubungan dengan Allah, dan memperkuat persaudaraan antar muslim.

2. Manfaatkan Waktu Sebelum Ramadhan

Supaya Ramadhan lebih bermakna, mari kita gunakan sisa waktu saat ini untuk memperbanyak:

  • Istighfar
  • Shalat sunnah
  • Membaca Al-Qur’an
  • Sedekah dan zakat
  • Memaafkan orang lain sebelum di minta

Penutup

Jamaah yang di muliakan Allah, mari kita sadari bahwa Ramadhan yang sebenarnya bukan sekadar satu bulan—melainkan momentum perubahan diri menuju hamba yang lebih bertakwa.

Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang memperoleh rahmat dan kemenangan di bulan suci Ramadhan.

أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

(Aku mengatakan ini, dan aku memohon ampun kepada Allah untuk diriku dan untuk kalian; maka mohonlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya Dia Maha Pengampun Maha Penyayang.)

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ، وَأَعِنَّا عَلَىٰ صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ، وَتَقَبَّلْهُ مِنَّا يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هَذَا الشَّهْرِ مِنَ الْمَغْفُورِ لَهُمْ، وَاجْعَلْنَا مِنْ عُتَقَائِكَ مِنَ النَّارِ، وَمِنَ الْمَقْبُولِينَ أَعْمَالُهُمْ.

اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ النِّفَاقِ، وَأَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاءِ، وَأَلْسِنَتَنَا مِنَ الْكَذِبِ، وَأَعْيُنَنَا مِنَ الْخِيَانَةِ، إِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ.

اللَّهُمَّ وَفِّقْنَا لِتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ، وَاجْعَلْهُ لَنَا شَافِعًا يَوْمَ نَلْقَاكَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

Sumber: NU OnlineSuara Muhammadiyah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA