Profil Friderica Widyasari Dewi yang Resmi Pimpin OJK

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Feb 2026 07:30 86 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idFriderica Widyasari Dewi, atau akrab disapa Kiki Widyasari, resmi ditunjuk sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penunjukan ini mengikuti pengunduran diri Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara dari jabatan Ketua dan Wakil Ketua OJK.

Menurut informasi dari laman resmi OJK, Sabtu (31/1/2026), Friderica saat ini adalah anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2027, sekaligus menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen.

Friderica ditetapkan secara mufakat oleh Komisi XI DPR RI setelah lolos fit and proper test sebagai calon Dewan Komisioner OJK. Dalam pemaparannya di DPR, ia menekankan pentingnya peningkatan literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Perempuan kelahiran Cepu, 28 November 1975, ini memiliki rekam jejak panjang di industri pasar modal. Sebelum bergabung dengan OJK, ia menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020–2022) dan memimpin sejumlah lembaga di pasar modal, termasuk Self-Regulatory Organization (SRO). Friderica juga aktif sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (Kafegama).

Menariknya, sebelum berkarier di sektor jasa keuangan, Friderica sempat dikenal sebagai aktris dan pernah tampil di beberapa sinetron.

Pendidikan dan Karier Akademik

Friderica menempuh Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2001, melanjutkan MBA di California State University, Fresno, Amerika Serikat (2004), dan meraih gelar Doktor bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dengan predikat cumlaude dari UGM pada 2019. Ia juga pernah menjadi dosen tamu dan asisten dosen di berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Perjalanan Profesional

Karier Friderica di pasar modal dimulai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005–2006, menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan, Sekretaris Perusahaan, hingga Direktur Pengembangan BEI (2009–2015). Selanjutnya, ia menjadi Direktur dan Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 2015–2019 sebelum memimpin BRI Danareksa Sekuritas 2020–2022.

Friderica juga memiliki lisensi profesional di bidang keuangan, termasuk Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan OJK pada 2019.

Dengan penunjukan ini, diharapkan pengawasan pasar keuangan Indonesia tetap berjalan stabil, sekaligus meningkatkan edukasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA