JAKARTA, Cuitan.id – PT Pertamina baru saja menyesuaikan harga BBM per 1 Januari 2026. Lantas, bagaimana dengan PLN? Apakah tarif listrik ikut naik?
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan sekali, yaitu Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember. Penyesuaian tarif listrik biasanya dipengaruhi oleh kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Namun, untuk Triwulan I 2026, pemerintah memutuskan tidak ada perubahan tarif listrik untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi awal tahun.
“Secara formula, tarif listrik berpotensi berubah. Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif Triwulan I 2026 tetap,” jelas Tri Winarno, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rabu (31/12/2025).
Dengan keputusan ini, tarif listrik tetap sama seperti Triwulan IV 2025 (Oktober-Desember). Berikut daftar tarif PLN per golongan:
-
R-1/TR 900 VA: Rp 1.352/kWh
-
R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70/kWh
-
R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
-
R-2/TR 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53/kWh
-
R-3/TR 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53/kWh
-
B-2/TR 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70/kWh
-
B-3/TM >200 kVA: Rp 1.114,74/kWh
-
I-3/TM >200 kVA: Rp 1.114,74/kWh
-
I-4/TT ≥30.000 kVA: Rp 996,74/kWh
-
P-1/TR 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53/kWh
-
P-2/TM >200 kVA: Rp 1.522,88/kWh
-
P-3/TR: Rp 1.699,53/kWh
-
L/TR, TM, TT: Rp 1.644,52/kWh
Apakah Ada Diskon Listrik 2026?
Tahun 2025, pemerintah memberikan diskon listrik 50% pada Januari dan kembali pada Juni selama 2 bulan. Untuk 2026, belum ada kepastian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut belum menerima usulan resmi terkait diskon. Jika ekonomi Indonesia terus positif, kemungkinan besar diskon tidak akan diberikan.
PLN melalui akun Instagram @pln_id menyarankan masyarakat untuk mengikuti informasi terbaru di media sosial terkait promo listrik. ***
Tidak ada komentar