Waspada Super Flu Subclade K, IDAI Ingatkan Risiko Berat pada Anak Rentan

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Des 2025 06:00 26 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Lonjakan kasus influenza di Amerika Serikat menjadi perhatian dunia kesehatan. Varian baru yang dikenal sebagai super flu subclade K dilaporkan menyebar cepat dan berpotensi menimbulkan gejala lebih berat, terutama pada kelompok rentan.

Dalam sepekan, lebih dari 70 ribu kasus flu tercatat di sejumlah wilayah Amerika Serikat. Menyikapi kondisi tersebut, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau orang tua di Indonesia untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan anak.

Ketua Umum IDAI, dr Piprim B Yanuarso, menjelaskan bahwa subclade K memiliki kemampuan menembus kekebalan tubuh yang sudah terbentuk sebelumnya sehingga gejalanya kerap tidak mudah dikenali.

“Varian ini sering disebut super flu bukan karena selalu berakibat fatal, tetapi karena dapat menyebabkan gejala yang lebih berat, terutama pada anak dengan penyakit penyerta,” ujar dr Piprim dalam media briefing, Senin (29/12/2025).

Menurutnya, anak-anak dengan komorbid seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung bawaan, gangguan paru kronis, gangguan metabolik, kelainan saraf, serta gangguan sistem imun memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius akibat infeksi influenza tipe A.

Selain faktor individu, kondisi lingkungan juga menjadi perhatian. Banjir dan bencana alam di beberapa wilayah Indonesia dinilai dapat mempercepat penyebaran penyakit menular.

“Kita sedang menghadapi situasi bencana di beberapa daerah. Jangan sampai kondisi ini diperberat dengan peningkatan kasus influenza,” tambahnya.

Pentingnya PHBS dan Pencegahan

IDAI kembali menekankan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama. Pengalaman selama pandemi COVID-19 menjadi pembelajaran penting dalam menghadapi penyakit menular.

Kebiasaan mencuci tangan, menerapkan etika batuk, menggunakan masker saat diperlukan, serta menghindari kerumunan ketika anak sedang tidak sehat dinilai masih sangat relevan.

Imbauan Vaksinasi Influenza

Selain PHBS, vaksinasi influenza juga sangat dianjurkan. IDAI merekomendasikan vaksin influenza untuk anak mulai usia 6 bulan ke atas, terutama bagi anak dengan kondisi kesehatan tertentu.

Vaksinasi influenza pada ibu hamil juga dinilai penting karena dapat memberikan perlindungan pasif kepada bayi, khususnya bayi prematur yang belum dapat menerima imunisasi secara mandiri.

“Vaksin pada ibu hamil membantu melindungi bayi di awal kehidupannya,” jelas dr Piprim.

Ia menambahkan bahwa menjaga nutrisi yang baik dan mengontrol penyakit penyerta pada anak dengan komorbid dapat membantu mengurangi risiko gejala berat bila terinfeksi influenza. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA