Tim Kuasa Hukum Inara Rusli Resmi Mundur, Ini Alasan Putra Kurniadi

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Des 2025 20:00 63 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id Tim kuasa hukum yang dipimpin Putra Kurniadi secara resmi mengundurkan diri dari pendampingan hukum terhadap Inara Rusli dalam perkara dugaan penipuan yang melibatkan Insanul Fahmi.

Keputusan tersebut diambil saat proses hukum masih berjalan. Sebelumnya, Inara Rusli diketahui telah melaporkan Insanul Fahmi ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan terkait hubungan pribadi yang berujung pada pernikahan siri.

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik karena pernikahan tersebut terjadi ketika Insanul Fahmi masih berstatus sebagai suami sah Wardatina Mawa. Situasi itu memicu polemik dan berbagai spekulasi di ruang publik.

Merasa dirugikan dan tidak terima dengan tudingan yang beredar, Inara Rusli akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan Insanul Fahmi ke kepolisian.

Namun, di tengah proses tersebut, Putra Kurniadi bersama tim memutuskan mundur sebagai kuasa hukum. Putra menyebut keputusan itu diambil karena adanya perbedaan pandangan antara klien dan tim pengacara.

“Intinya karena tidak ada kesepahaman antara klien dengan tim lawyer,” ujar Putra Kurniadi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (23/12/2025).

Pengunduran diri tim hukum ini memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan laporan polisi yang telah diajukan Inara Rusli sebelumnya.

Sementara itu, Marissya Icha, yang juga tergabung dalam tim kuasa hukum, menjelaskan bahwa tugas pendampingan hukum telah diselesaikan sesuai permintaan klien hingga tahap pelaporan.

“Kami sudah melakukan pendampingan hukum dan membuat laporan polisi sesuai dengan keterangan klien kami di Bareskrim Polri. Selanjutnya, proses tersebut bisa dilanjutkan oleh kuasa hukum yang baru,” jelas Marissya Icha.

Dengan mundurnya tim kuasa hukum, seluruh keputusan terkait kelanjutan perkara kini sepenuhnya berada di tangan Inara Rusli, termasuk kemungkinan melanjutkan atau menghentikan proses hukum.

Marissya menegaskan bahwa keputusan mundur diambil secara profesional dan tanpa paksaan.

“Kami memilih menarik diri. Inara punya hak, kami juga punya hak. Setiap orang memiliki sudut pandang masing-masing dan itu tidak bisa dipaksakan,” tambahnya.

Di sisi lain, pernyataan ini turut menguatkan klaim dari Insanul Fahmi yang sebelumnya menyebut bahwa dirinya telah berdamai dengan Inara Rusli. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA