Fasilitas Sekolah Meningkat, Revitalisasi 8 SD di Kota Sungai Penuh Hampir Rampung

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Des 2025 17:52 197 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Program revitalisasi Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan hasil menggembirakan. Dari total delapan sekolah yang menjadi sasaran, tiga SD telah menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen, sementara lima sekolah lainnya mencapai progres 95 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Sungai Penuh untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik serta tenaga pendidik.

Salah seorang wali murid, Rina (38), mengaku sangat bersyukur dengan adanya revitalisasi sekolah tersebut. Menurutnya, perbaikan fasilitas memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan semangat belajar anak-anak.

“Kami sebagai orang tua sangat mendukung program ini. Sekolah sekarang terlihat lebih rapi, aman, dan nyaman. Anak-anak lebih bersemangat berangkat ke sekolah, dan kami juga merasa lebih tenang,” ujarnya.

Rina berharap perhatian pemerintah terhadap sarana pendidikan dapat terus berlanjut, karena fasilitas yang memadai diyakini mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa.

Sementara itu, Tim Pengawas kegiatan, Andri, memastikan seluruh pekerjaan revitalisasi dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Progres revitalisasi berjalan dengan baik. Untuk sekolah yang masih 95 persen, hanya tersisa pekerjaan minor dan finishing. Kami optimistis seluruhnya akan selesai 100 persen dalam waktu dekat,” jelas Andri.

Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara berkala guna memastikan mutu bangunan tetap terjaga. Revitalisasi ini mencakup perbaikan ruang kelas, atap bangunan, lantai, fasilitas sanitasi, serta penataan lingkungan sekolah.

Dengan hampir rampungnya program ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap fasilitas pendidikan yang lebih representatif dapat menunjang proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di daerah. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA