Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei Vasilev JAKARTA, Cuitan.id — Indonesia resmi memiliki tes genetik Maturity Onset Diabetes of the Young (MODY) untuk pertama kalinya. Layanan yang tersedia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ini memungkinkan deteksi dini diabetes monogenik yang kerap salah didiagnosis sebagai diabetes tipe 1 atau tipe 2.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa sekitar 1 dari 20 pengidap diabetes berpotensi memiliki MODY. Karena gejalanya mirip dengan tipe diabetes lain, banyak pasien mengalami terapi yang tidak sesuai.
“Pemeriksaan ini benar-benar baru dan bisa mendeteksi diabetes pada usia muda bahkan sebelum muncul gejala,” ujar Dante dalam konferensi pers, Jumat (21/11/2025).
Panel MODY yang dikembangkan tim RSCM disusun berdasarkan variasi gen yang paling banyak ditemukan pada populasi Indonesia. Hal ini membuat hasil diagnosis lebih relevan dibanding panel standar yang digunakan di luar negeri.
“Karakter MODY itu beragam, dan kami mengembangkan panel berdasarkan gen yang dominan pada pasien di Indonesia,” kata Dante.
Pemeriksaan ini terutama disarankan bagi pasien di bawah usia 25 tahun, termasuk mereka yang tidak memiliki gejala khas diabetes.
Dengan mengetahui jalur genetik setiap pasien, dokter dapat memberikan terapi yang lebih tepat dan terstruktur. Pasien juga dapat terhindar dari penggunaan obat yang tidak sesuai atau pemberian insulin yang sebenarnya tidak diperlukan.
“Banyak kasus sebelumnya diberi insulin karena diduga diabetes tipe 1, padahal bukan. Artinya pengobatannya bisa tidak tepat,” jelasnya.
Kementerian Kesehatan berencana memperluas akses layanan ini melalui jaringan rumah sakit pendidikan di seluruh Indonesia.
Saat ini tes MODY belum masuk dalam cakupan BPJS Kesehatan, namun Kemenkes membuka peluang untuk mengkajinya lebih lanjut.
“Untuk BPJS akan dipelajari, tergantung jumlah kasusnya,” kata Dante.
Adapun biaya pemeriksaan di dalam negeri kini lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp 4 juta, jauh lebih murah dibandingkan harus mengirim sampel ke luar negeri.
Berikut ciri-ciri umum pasien yang berpotensi memiliki diabetes MODY:
Bagi individu dengan kondisi tersebut, Wamenkes menyarankan untuk menjalani tes MODY guna memastikan jenis diabetes dan menentukan terapi yang paling sesuai. ***
Tidak ada komentar