JAKARTA, Cuitan.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan kebijakan imigrasi kontroversial. Pemerintah AS memerintahkan Departemen Luar Negeri untuk menolak visa bagi warga negara asing yang dinilai berpotensi menjadi “beban kesehatan”, termasuk mereka yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes dan obesitas.
Kebijakan baru ini direncanakan mulai diberlakukan pada Januari 2026. Selain diabetes dan obesitas, sejumlah kondisi medis lain juga akan dimasukkan dalam pertimbangan penolakan visa.
Daftar Kondisi Medis yang Dipertimbangkan
Menurut laporan Politico, aturan ini memperluas kategori penyakit yang dapat memengaruhi proses pengajuan visa. Kondisi-kondisi tersebut meliputi:
- Penyakit kardiovaskular
- Gangguan pernapasan
- Kanker
- Diabetes
- Penyakit metabolik
- Penyakit neurologis
- Gangguan kesehatan mental
Pemerintah menilai bahwa kondisi medis tersebut berpotensi membutuhkan biaya perawatan yang sangat besar, bahkan bisa mencapai ratusan ribu dolar.
Pemeriksaan Ketat untuk Pemohon Visa
Setiap pemohon visa untuk tinggal permanen di AS tetap diwajibkan menjalani serangkaian pemeriksaan, antara lain:
- Tes penyakit menular seperti TBC
- Pemeriksaan riwayat penggunaan alkohol atau narkoba
- Evaluasi kesehatan mental
- Verifikasi riwayat vaksinasi, termasuk vaksin campak, polio, dan hepatitis B
Kebijakan baru ini memberi kewenangan lebih luas bagi petugas imigrasi untuk menerima atau menolak permohonan berdasarkan status kesehatan dan kemampuan finansial pemohon dalam membiayai perawatan medis tanpa bantuan pemerintah.
Salah satu kutipan dalam surat arahan tersebut menyebutkan:
“Apakah pemohon memiliki sumber daya keuangan yang cukup untuk menutupi seluruh biaya kesehatan tanpa mengandalkan bantuan pemerintah?”
Pertimbangan Kesehatan Keluarga Pemohon
Tidak hanya pemohon utama, kebijakan ini juga menginstruksikan pejabat imigrasi untuk menilai kondisi kesehatan anggota keluarga yang menjadi tanggungan, seperti:
- Anak-anak
- Lansia
- Penyandang disabilitas
- Pasien dengan penyakit kronis atau kebutuhan khusus
Pertanyaan terkait kemampuan pemohon untuk tetap bekerja bila harus merawat anggota keluarga juga menjadi faktor penilaian.
Konteks Global dan Dampak Potensial
Saat ini, sekitar 10% populasi dunia hidup dengan diabetes, sementara penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian terbesar secara global. Dengan aturan baru ini, kedatangan imigran ke AS diperkirakan akan semakin menurun.
Kebijakan ini hadir setelah serangkaian langkah pemerintah AS dalam beberapa bulan terakhir, termasuk:
- Jaminan hingga US$15.000 bagi pelancong dari beberapa negara
- Biaya tambahan mencapai US$100.000 untuk pemegang visa kerja H-1B
- Penolakan visa berdasarkan dugaan “pandangan anti-Amerika”
Langkah-langkah tersebut memperlihatkan semakin ketatnya upaya Washington dalam membatasi arus masuk warga negara asing ke Amerika Serikat. ***
Tidak ada komentar