Foto: Tim Clayton/Getty Images JAKARTA, Cuitan.id – Cristiano Ronaldo menghadapi ancaman hukuman berat setelah menerima kartu merah dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irlandia, Rabu malam (13/11). Jika pelanggarannya dinilai serius, megabintang Portugal itu berpotensi absen sejak fase awal turnamen.
Ronaldo diusir saat Portugal kalah 0-2 dari Irlandia. Insiden terjadi ketika ia menyikut pemain Irlandia, Dara O’Shea, di dalam kotak penalti pada babak kedua. Awalnya, wasit Glenn Nyberg hanya memberikan kartu kuning. Namun setelah meninjau VAR, Nyberg mengubah keputusannya menjadi kartu merah.
Mengutip BeIN Sports, FIFA mengklasifikasikan sikutan, pukulan, tendangan, atau tubrukan sebagai bentuk agresi atau perilaku kekerasan. Berdasarkan kode disiplin FIFA, pelanggaran semacam ini biasanya diganjar skorsing minimal tiga pertandingan.
Dengan demikian, Ronaldo kemungkinan tidak hanya absen dalam sisa laga kualifikasi melawan Armenia, tetapi bisa menunda kepastiannya hingga Piala Dunia 2026. Jika Portugal tidak memiliki pertandingan tambahan sebelum turnamen, Ronaldo berpotensi melewatkan seluruh fase grup Piala Dunia 2026.
Skorsing standar: Dua hingga tiga pertandingan, tergantung sejauh mana FIFA menilai keseriusan pelanggaran.
Skorsing berat: Jika dianggap melakukan agresi tanpa memperebutkan bola, skorsing bisa lebih panjang.
Sementara itu, Portugal masih memimpin Grup F dengan tiga poin di atas Hungaria, meski kalah dari Irlandia. Hanya tim peringkat teratas yang lolos otomatis ke Piala Dunia, sementara runner-up harus melewati babak playoff. Dengan kemungkinan Ronaldo absen, Portugal harus menyiapkan strategi khusus untuk turnamen. ***
Tidak ada komentar