Ilustrasi Ramadhan. (Unsplash – Simon Infanger) JAKARTA, Cuitan.id – Pertanyaan “berapa hari lagi puasa 2026” kini ramai dicari oleh umat Islam yang ingin mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, awal Ramadhan 2026 diprediksi akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Jika dihitung dari Selasa, 11 November 2025, maka waktu menuju awal puasa Ramadhan 2026 tinggal sekitar 99 hari lagi atau kurang lebih tiga bulan.
Perkiraan Awal Ramadhan 2026
Mengutip dari Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah, tanggal 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026.
Sementara pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menetapkan tanggal resmi awal puasa melalui sidang isbat yang digelar menjelang akhir bulan Syaban 1447 H, sekitar pertengahan Februari 2026.
Hitungan Mundur: Berapa Hari Lagi Puasa 2026?
Dari tanggal 11 November 2025 hingga 18 Februari 2026, terdapat 99 hari atau sekitar 14 minggu lebih menuju bulan suci Ramadhan.
Rincian perhitungannya:
Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, libur Idul Fitri 1447 H ditetapkan pada 21–22 Maret 2026, sehingga awal puasa diperkirakan jatuh sekitar 18 Februari 2026.
Mengapa Tanggal Puasa Berubah Setiap Tahun?
Perbedaan tanggal puasa setiap tahun terjadi karena kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan, yang memiliki 354–355 hari per tahun.
Sedangkan kalender Masehi didasarkan pada peredaran bumi mengelilingi matahari dengan 365–366 hari per tahun. Perbedaan inilah yang membuat bulan Ramadhan bergeser 10–11 hari lebih awal setiap tahun dalam kalender Masehi.
Jadwal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
Menurut Muhammadiyah
Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT):
Metode KHGT ini menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang sebelumnya digunakan oleh Muhammadiyah.
Menurut Pemerintah
Kementerian Agama akan menetapkan tanggal resmi melalui sidang isbat pada 29 Syaban 1447 H.
Penetapan ini akan didasarkan pada hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) di berbagai titik di Indonesia.
Mengacu pada SKB 3 Menteri, awal puasa Ramadhan 2026 kemungkinan besar jatuh antara 18–19 Februari 2026.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Ramadhan 2026
Pemerintah telah menetapkan hari libur Idul Fitri 1447 H sebagai berikut:
Cuti Bersama:
Total libur panjang: 20–24 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mudik dan bersilaturahmi.
Metode Penetapan Awal Ramadhan: Hisab dan Rukyat
Metode Hisab (Perhitungan Astronomis)
Metode ini menghitung posisi bulan, matahari, dan bumi untuk menentukan munculnya hilal.
Kriteria KHGT mencakup:
Metode Rukyat (Pengamatan Visual)
Rukyat dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap hilal di ufuk barat setelah matahari terbenam. Jika hilal terlihat, maka esok harinya ditetapkan sebagai awal bulan baru.
Persiapan Menyambut Ramadhan 2026
Bulan suci Ramadhan menjadi momen penting untuk meningkatkan iman, ibadah, dan kebersamaan sosial.
Menurut buku “Ramadhan, Maaf, Kami Masih Sibuk” karya Ahmad Rifa’i Rif’an, persiapan terbaik dilakukan sejak jauh hari, baik secara spiritual, fisik, maupun mental.
Persiapan Spiritual
Persiapan Fisik
Persiapan Mental dan Sosial
Jika tidak ada perubahan hasil rukyatul hilal, awal puasa Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, atau sekitar 99 hari lagi dari sekarang. Umat Islam di Indonesia sudah bisa mulai menyiapkan diri secara lahir dan batin menyambut bulan penuh berkah ini. ***
Tidak ada komentar