JAKARTA, Cuitan.id – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H/ 2026 M, jagat media sosial kembali diramaikan dengan tren busana muslim terbaru. Kali ini, hadir dengan istilah unik “Gamis Bini Orang” yang viral di platform TikTok dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Meski namanya terdengar nyeleneh, model gamis ini justru menampilkan desain yang elegan, anggun, dan berkelas. Tak heran jika banyak pembeli menjadikannya pilihan utama untuk tampil modis saat Ramadan dan Lebaran tahun ini.
Asal-Usul Nama yang Viral
Menurut sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, nama asli model tersebut adalah Gamis Inara. Namun, karena desainnya dinilai mencerminkan gaya dewasa dan anggun, muncul candaan dari pembeli yang menyebutnya sebagai “gamis bini orang”.
Candaan tersebut justru berkembang menjadi strategi pemasaran tak terduga. Istilah itu menyebar luas di TikTok dan menjadi kata kunci populer yang banyak dicari calon pembeli.
Beberapa variasi penyebutan pun bermunculan di media sosial. Terlepas dari namanya yang unik, daya tarik utama tetap terletak pada desain dan kualitas bahan yang ditawarkan.
Ciri Khas dan Desain Elegan
Secara visual, Gamis Bini Orang mengusung konsep feminin yang elegan dengan sentuhan modern. Model ini banyak di minati karena detailnya yang memberi kesan mewah namun tetap sopan.
Berikut beberapa ciri utamanya:
-
Menggunakan material brokat premium yang terlihat eksklusif.
-
Potongan high-low di bagian bawah (depan lebih pendek, belakang lebih panjang) dengan inner lurus sehingga menciptakan efek layering.
-
Detail lengan flounce (model terompet) yang menambah kesan anggun.
-
Pilihan warna netral seperti krem, putih, abu-abu, dan cokelat susu.
-
Warna bold seperti maroon, burgundy, dan mahogany untuk tampilan lebih tegas.
-
Beberapa model di lengkapi tali kecil atau belt untuk mempertegas siluet tubuh.
Model ini di sebut-sebut terinspirasi dari gaya busana artis Inara Rusli, meski di pasaran julukan “Gamis Bini Orang” justru lebih melekat dan mudah di ingat.
Dampak pada Penjualan Tanah Abang
Fenomena viral ini berdampak langsung pada peningkatan aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang. Pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut kembali ramai di kunjungi pembeli yang ingin berburu model gamis viral.
Strategi pemasaran berbasis narasi unik yang di perkuat media sosial terbukti efektif menggerakkan pasar. Kini, pembeli cukup menyebut kata kunci “Gamis Bini Orang” untuk menemukan model yang di maksud.
Tren ini menunjukkan bagaimana kekuatan media sosial mampu membentuk preferensi fashion sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.
Di prediksi, model ini akan menjadi salah satu busana muslim paling di cari tahun ini. ***
Tidak ada komentar