Tren Sarapan Rebus dan Kukus 2026, Dokter Gizi Ungkap Manfaatnya

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 18:00 17 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id Menu sarapan berbahan rebusan dan kukusan seperti ubi kukus, singkong rebus, hingga jagung rebus diprediksi masih akan menjadi tren hingga tahun 2026. Selain praktis, menu ini dinilai lebih sehat dan cocok bagi masyarakat yang ingin menjaga berat badan maupun menjalani pola hidup sehat.

Dokter spesialis gizi dr. Nathania Sutisna, SpGK dari RS Abdi Waluyo mengatakan meningkatnya tren ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan makanan sehat semakin baik.

“Sekarang masyarakat sudah lebih paham. Mereka tahu bahwa makanan yang digoreng tidak baik jika dikonsumsi terlalu sering,” ujar dr. Nathania saat ditemui di Jakarta, Selasa (17/12/2025).

Rebus dan Kukus Lebih Rendah Kalori

Menurut dr. Nathania, metode memasak dengan cara direbus atau dikukus dapat menurunkan jumlah kalori secara signifikan dibandingkan digoreng.

“Kalau digoreng, kalorinya bisa meningkat hingga 40 persen. Apalagi kalau dimasak dengan metode deep fried,” jelasnya.

Karena itu, menu rebus dan kukus dinilai lebih aman untuk menjaga berat badan dan kesehatan metabolisme tubuh.

Pentingnya Gizi Seimbang

Meski sehat, dr. Nathania mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengonsumsi satu jenis makanan saja.

“Kalau hanya makan ubi atau singkong saja, itu kurang karena hanya sumber karbohidrat. Harus ditambah protein seperti telur rebus, ikan, tahu, atau tempe agar gizinya seimbang,” katanya.

Keseimbangan gizi ini sangat penting, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program diet atau ingin mempertahankan berat badan ideal.

Menu Rebus dan Kukus Sesuai ‘Isi Piringku’

Untuk mendapatkan komposisi makan yang tepat, dr. Nathania menyarankan mengikuti pedoman ‘Isi Piringku’ dari Kementerian Kesehatan.

Komposisi yang dianjurkan antara lain:

  • Sepertiga piring: sumber karbohidrat (ubi, singkong, jagung rebus sebagai pengganti nasi)

  • Sepertiga piring: sayuran

  • Sepertiga piring: lauk pauk protein hewani atau nabati seperti ikan, ayam, telur rebus, tempe, atau tahu

Dengan komposisi tersebut, menu rebusan dan kukusan tidak hanya sehat, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan gizi harian secara seimbang. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA