Toyota Kijang. ist JAKARTA, Cuitan.id – Toyota Kijang bukan sekadar mobil. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1977, Kijang telah menjadi bagian perjalanan mobilitas masyarakat Indonesia. Awalnya kendaraan niaga sederhana, kini Kijang berevolusi menjadi MPV keluarga premium yang dikenal luas sebagai “mobil sejuta umat.”
Toyota Kijang lahir dari program pemerintah Kendaraan Bermotor Niaga Sederhana (KBNS). Generasi pertama hadir sebagai pikap sederhana dengan mesin di depan, dirancang untuk fungsionalitas maksimal. Nama “Kijang” dipilih karena simbol hewan gesit, mencerminkan keinginan agar mobil ini serbaguna.
Generasi I (Buaya, 1977–1981): Pikap sederhana dan fungsional.
Generasi II (Doyok, 1981–1986): Transformasi jadi minibus penumpang.
Generasi III (Super Kijang, 1986–1996): Desain modern, mesin lebih bertenaga, populer sebagai mobil keluarga.
Generasi IV (Kijang Kapsul, 1997–2004): Ikon MPV Indonesia, desain aerodinamis, interior nyaman, mesin EFI.
Generasi V (Kijang Innova, 2004–2020): MPV premium, pilihan mesin bensin dan diesel, suspensi nyaman, fitur keselamatan lengkap.
Generasi VI (Kijang Innova Zenix, 2022–sekarang): Platform TNGA, mesin hybrid, teknologi terkini, ramah lingkungan.
Mesin bensin: 2.0L Dynamic Force, 174 PS, torsi 205 Nm
Mesin hybrid: 2.0L + motor listrik, 186 PS
Transmisi: CVT otomatis
Fitur: Start-Stop System, Drive Mode Selector, Regenerative Braking
Konsumsi BBM: Lebih efisien berkat teknologi hybrid
Tangguh dan Awet: Cocok untuk berbagai kondisi jalan Indonesia.
Efisiensi Bahan Bakar: Teknologi Dual VVT-i dan hybrid hemat BBM.
Performa Stabil: Tenaga cukup untuk perjalanan jauh dengan penumpang penuh.
Ramah Lingkungan: Hybrid mengurangi emisi gas buang.
Mudah Perawatan: Suku cadang luas, biaya servis terjangkau.
Kijang bukan hanya kendaraan:
Mobil keluarga: Pilihan utama keluarga Indonesia sejak Kijang Kapsul.
Mobil niaga: Generasi awal dipakai angkutan barang dan penumpang.
Simbol status: Kijang Innova representasi kelas menengah ke atas.
Ikon nasional: Dirakit lokal dan disesuaikan kebutuhan masyarakat.
Kijang Innova Zenix dipasarkan mulai Rp425 juta hingga Rp600 juta, bersaing di kelas MPV menengah atas. Keunggulan reputasi panjang, mesin tangguh, dan jaringan layanan luas membuat Kijang tetap jadi pilihan utama.
Catatan:
Harga premium dibanding kompetitor
Dimensi besar, kurang praktis di jalan sempit
Fokus keluarga, kurang cocok untuk pengguna muda
Toyota Kijang tetap relevan setelah hampir lima dekade. Dari kendaraan niaga sederhana hingga MPV premium ramah lingkungan, Kijang menyatukan mesin tangguh, kenyamanan, dan sejarah mobilitas Indonesia. Ia lebih dari mobil—Kijang adalah simbol perjalanan masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. ***
Tidak ada komentar