Ilustrasi ASN Pemkot Malang menerima THR menjelang Hari Raya 2026. (Pojokbogor.id) MALANG, JAWA TIMUR, Cuitan.id – Pemerintah Kota Malang menyiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi 9.912 Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penerima THR justru lebih banyak dibanding Pegawai Negeri Sipil (PNS).
PNS: 4.905 orang
PPPK: 5.007 orang
Selisih tipis ini menunjukkan PPPK kini mendominasi struktur ASN di Kota Malang, seiring kebijakan pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK.
Pemkot Malang mengalokasikan Rp42,6 miliar untuk THR 2026, naik lebih dari Rp10 miliar di banding 2025 yang sebesar Rp32,4 miliar. Kenaikan anggaran mengikuti bertambahnya jumlah ASN dan kebutuhan hak pegawai menjelang Hari Raya.
Tahun ini, jumlah ASN Pemkot Malang bertambah sekitar 3.100 orang, di dominasi pengangkatan PPPK dari proses rekrutmen beberapa tahun terakhir. Perubahan ini memengaruhi struktur belanja pegawai, termasuk alokasi THR dan gaji rutin.
Seluruh ASN aktif, baik PNS maupun PPPK, berhak menerima THR. Data menunjukkan 5.007 PPPK menerima tunjangan lebih banyak di banding 4.905 PNS, menegaskan arah reformasi birokrasi dan optimalisasi skema PPPK.
Kenaikan anggaran THR mencerminkan beban fiskal yang lebih besar, sekaligus pertumbuhan ASN yang melayani publik. Tren ini memperlihatkan arah kebijakan nasional, dengan PPPK berpotensi mendominasi komposisi ASN di daerah. **
Tidak ada komentar