Tanda Dehidrasi Saat Puasa yang Sering Diabaikan, Kenali Sejak Dini

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Mar 2026 18:00 4 admincuitan

Cuitan.id – Puasa membuat tubuh tidak menerima cairan selama berjam-jam. Kondisi ini sering memicu dehidrasi ringan, terutama jika asupan cairan saat sahur dan berbuka tidak mencukupi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Pondok Indah, dr. Ihsanul Rajasa, menjelaskan bahwa dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan sehingga fungsi organ mulai terganggu. Karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak awal sangat penting agar kondisi tidak semakin parah.

Gejala dehidrasi ringan saat puasa

Beberapa tanda dehidrasi biasanya muncul secara bertahap. Gejala yang paling sering dirasakan yaitu:

  • Rasa haus yang lebih kuat dari biasanya
  • Mulut dan bibir terasa kering
  • Warna urine menjadi lebih pekat atau kuning tua
  • Frekuensi buang air kecil berkurang
  • Pusing ringan dan tubuh terasa lebih lemas

Tanda-tanda tersebut menunjukkan bahwa tubuh mulai kekurangan cairan.

Penyebab dehidrasi saat puasa

Puasa membuat tubuh tidak mendapat asupan minum selama beberapa jam. Jika cairan saat sahur dan berbuka tidak mencukupi, tubuh akan mengalami kekurangan cairan.

Aktivitas fisik yang tinggi di siang hari juga mempercepat dehidrasi karena tubuh kehilangan cairan melalui keringat.

Cuaca panas dan kurangnya waktu istirahat juga dapat memperburuk kondisi ini.

Pentingnya mengenali tanda sejak awal

Banyak orang menganggap haus atau lemas saat puasa sebagai hal biasa. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal awal dehidrasi.

Jika seseorang mengenali gejalanya lebih cepat, ia dapat segera memperbaiki pola minum saat sahur dan berbuka. Langkah ini membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga puasa tetap berjalan dengan nyaman dan sehat. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA