Super Flu’ Subclade K Terdeteksi di Indonesia, 62 Kasus hingga Desember 2025

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 19:00 20 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) memastikan varian influenza Subclade K, dikenal juga sebagai Super Flu, telah muncul di Indonesia. Hingga Desember 2025, tercatat 62 kasus positif berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).

Juru bicara Kemenkes, drg. Widyawati, MKM, menyebut temuan ini berasal dari pemeriksaan 88 kasus sentinel ILI (Influenza Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infection) di seluruh Indonesia.

“Setelah dilakukan WGS yang selesai pada 25 Desember lalu, diketahui sub-clade K telah terdeteksi sejak Agustus 2025,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (1/1/2026).

Hingga akhir Desember, kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat, dari total 8 provinsi yang terpapar.

Berdasarkan data Kemenkes, dari 348 sampel dari 843 spesimen positif influenza, ditemukan:

  • 152 kasus influenza tipe A/H1 (44%)

  • 172 kasus tipe A/H3 (49%)

  • 62 kasus Subclade K (36%)

  • 24 kasus tipe B/Victoria (7%)

Dari segi demografi, perempuan paling banyak terinfeksi (64%), sedangkan kelompok usia anak 1-10 tahun menyumbang 35% kasus.

Langkah Pencegahan dari Kemenkes:

  1. Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti mencuci tangan rutin.

  2. Istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi.

  3. Vaksinasi influenza tahunan, terutama untuk lansia, ibu hamil, dan penderita komorbid.

Vaksin influenza tetap efektif mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian,” jelas Widyawati.

Bagi yang sakit, Kemenkes menganjurkan:

  • Tetap di rumah dan istirahat cukup.

  • Terapkan etika batuk dan gunakan masker.

  • Segera ke fasilitas kesehatan jika gejala memburuk lebih dari tiga hari, demam tinggi, atau sesak napas. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA