Sering Pusing Saat Berdiri? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Jan 2026 12:00 111 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id Pusing saat berdiri merupakan keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini biasanya muncul ketika seseorang bangkit secara tiba-tiba dari posisi duduk atau berbaring. Meski kerap dianggap sepele, pusing saat berdiri sebaiknya tidak diabaikan karena dapat mengganggu aktivitas harian dan meningkatkan risiko terjatuh.

Perlu diketahui, pusing bukanlah penyakit, melainkan gejala yang menandakan adanya gangguan tertentu pada tubuh. Sensasi kepala terasa melayang, berkunang-kunang, hingga kehilangan keseimbangan bisa berlangsung beberapa detik, namun pada sebagian orang dapat terjadi lebih lama.

Penyebab Umum Pusing Saat Berdiri

Berikut beberapa faktor yang paling sering menyebabkan pusing saat berdiri:

1. Hipotensi Ortostatik

Hipotensi ortostatik terjadi saat tekanan darah menurun secara tiba-tiba ketika seseorang berdiri. Akibatnya, aliran darah ke otak berkurang sementara, sehingga menimbulkan rasa pusing. Kondisi ini lebih sering dialami oleh lansia, orang yang dehidrasi, atau yang mengonsumsi obat tertentu.

2. Dehidrasi

Kurang minum dapat menyebabkan volume darah menurun. Saat berdiri, tubuh kesulitan mengalirkan darah ke otak secara optimal, sehingga memicu pusing. Dehidrasi berat juga bisa menyebabkan lemas, kram otot, hingga pingsan.

3. Anemia

Anemia terjadi ketika kadar sel darah merah atau hemoglobin rendah. Akibatnya, pasokan oksigen ke otak berkurang dan memicu rasa pusing, terutama saat berdiri. Kondisi ini sering dialami oleh wanita menstruasi, ibu hamil, atau penderita penyakit tertentu.

4. Gula Darah Rendah

Melewatkan waktu makan atau kurang asupan energi dapat menyebabkan gula darah turun. Otak yang kekurangan glukosa akan mengalami gangguan fungsi, sehingga muncul keluhan pusing, lemas, dan keringat dingin.

5. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat, seperti obat tekanan darah, antidepresan, dan diuretik, dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini dapat memicu pusing saat berdiri, terutama jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

6. Perubahan Hormon

Perubahan hormon saat kehamilan atau menstruasi dapat memengaruhi sirkulasi darah dan tekanan darah. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan mengalami pusing ketika berdiri.

7. Gangguan Jantung atau Saraf

Masalah pada jantung atau sistem saraf yang mengatur tekanan darah juga dapat menyebabkan pusing saat berdiri. Biasanya disertai gejala lain seperti jantung berdebar, nyeri dada, atau tubuh terasa lemah.

Cara Mencegah Pusing Saat Berdiri

Untuk mengurangi risiko pusing saat berdiri, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Bangun secara perlahan dari posisi duduk atau berbaring

  • Cukupi kebutuhan cairan setiap hari

  • Makan secara teratur untuk menjaga kadar gula darah

  • Hindari berdiri terlalu lama, terutama tanpa bergerak

  • Lakukan peregangan ringan agar sirkulasi darah tetap lancar

Jika pusing saat berdiri sering terjadi atau disertai gejala serius seperti nyeri dada, gangguan penglihatan, atau pingsan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA