Satgas Pangan Jambi Intensif Pantau Harga Bapok Jelang Ramadan

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Feb 2026 22:00 2 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Menjelang Ramadan 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi meningkatkan pengawasan terhadap harga dan distribusi bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern.

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional Provinsi Jambi, Rinna Syawal, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga sekaligus menjaga stabilitas pasokan selama bulan suci.

“Saat ini hanya komoditas cabai rawit merah yang harganya relatif tinggi. Sementara komoditas lainnya masih berada dalam kondisi stabil,” ujar Rinna, Minggu (15/2/2026).

Fokus pada 14 Komoditas Strategis

Pengawasan difokuskan pada 14 komoditas pangan strategis yang selama ini berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan hingga Idul Fitri. Komoditas tersebut telah memiliki regulasi berupa Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat produsen dan konsumen.

Pemerintah Provinsi Jambi juga mengoptimalkan peran Tim Satgas Pangan serta Satgas Saber untuk menindak potensi pelanggaran harga, mutu, dan keamanan pangan.

Tim Satgas melibatkan berbagai unsur, termasuk gubernur sebagai ketua pengarah, aparat kepolisian, sekretaris daerah, inspektorat, serta dinas terkait seperti dinas pangan, perdagangan, pertanian, dan Bulog.

Antisipasi Penimbunan dan Permainan Harga

Jika ditemukan harga yang tidak sesuai dengan HET atau HAP, Satgas akan melakukan penelusuran guna memastikan penyebabnya, baik karena gangguan distribusi, keterbatasan pasokan, maupun indikasi pelanggaran.

Pengawasan di lakukan secara menyeluruh, mulai dari distributor, pasar tradisional, hingga ritel modern. Upaya ini bertujuan mencegah praktik penimbunan dan permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga di perkuat untuk menjaga ketersediaan stok tetap aman. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum telah menyiapkan langkah cepat apabila di temukan pelanggaran yang berpotensi memicu gejolak harga.

Faktor Cuaca Pengaruhi Harga Cabai

Hingga saat ini, belum di temukan pelanggaran signifikan di lapangan. Namun, cabai rawit merah di nilai menjadi komoditas paling rentan mengalami fluktuasi harga.

Musim hujan menyebabkan sejumlah petani mengalami kesulitan panen, serta penurunan kualitas akibat curah hujan tinggi. Kondisi ini berpotensi memengaruhi ketersediaan pasokan di pasar.

Jaga Daya Beli Selama Ramadan

Pemantauan intensif akan terus di lakukan hingga momentum Lebaran. Pemerintah berharap stabilitas harga dapat terjaga sehingga daya beli masyarakat tetap aman dan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau.

Dengan langkah pengawasan yang di perketat, masyarakat di harapkan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga bahan pokok. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA