Rizky Pellu, Pemain Malut United. Foto: dok Malut JAKARTA, Cuitan.id – Mantan gelandang PSM Makassar sekaligus eks pemain Timnas Indonesia, Rizky Pellu, resmi mendapatkan pelabuhan baru bersama Malut United pada bursa transfer tengah musim. Kepindahan ini menandai kembalinya Pellu ke dunia sepak bola profesional setelah hampir dua tahun absen akibat cedera.
Nama Rizky Pellu sempat menghilang dari persaingan sepak bola nasional. Berdasarkan data Soccerway, penampilan terakhir pemain berusia 33 tahun tersebut terjadi saat masih membela RANS Nusantara FC menghadapi PSIS Semarang pada Liga 1 musim 2023/2024, tepatnya 22 April 2024.
Sejak laga tersebut, Pellu harus menepi karena kalah bersaing serta mengalami cedera kaki serius. Bahkan ketika kembali ke PSM Makassar usai masa peminjaman, ia tidak mendapatkan menit bermain.
Selama hampir dua tahun, Pellu fokus menjalani pemulihan kondisi fisik. Malut United diketahui telah memberikan pendampingan intensif sejak Desember sebelum akhirnya menyodorkan kontrak resmi.
COO Malut United, Willem D. Nanlohy, menyebut perekrutan ini sebagai bentuk kepercayaan klub terhadap potensi sang pemain.
“Kami mengajak Rizky Pellu bergabung untuk membantu memulihkan kebugarannya pasca cedera. Ia masih memiliki potensi besar untuk kembali bermain secara kompetitif,” ujar Willem dalam keterangan resmi klub.
Rizky Pellu pun mengaku proses pemulihannya berjalan positif berkat dukungan tim medis Malut United.
“Pemulihan saya berjalan lancar dengan pantauan fisioterapis lokal dan asing. Kondisi saya semakin membaik setiap hari,” ungkapnya.
Sebelum mengalami cedera, Pellu dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Indonesia. Ia pernah membela Timnas Indonesia dari level U-16 hingga U-23, serta menjadi bagian timnas senior pada periode 2014–2019. Dalam kariernya, Pellu juga menorehkan prestasi dengan meraih Piala Indonesia 2018/2019 dan Liga 1 2021/2022.
Kini, Pellu bertekad membalas kepercayaan Malut United dan kembali merumput secara kompetitif.
“Saya melihat Malut United sebagai klub yang membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Maluku dan Maluku Utara, khususnya bagi pemain muda,” tutupnya. ***
Tidak ada komentar