Foto: Karim Benzema meninggalkan Al Ittihad dan bergabung dengan Al Hilal tanpa biaya. (dok. Al Hilal) JAKARTA, Cuitan.id – Kejutan besar datang dari Liga Arab Saudi. Karim Benzema resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Al Ittihad dan kini bergabung dengan rivalnya, Al Hilal, dengan status bebas transfer.
Striker asal Prancis peraih Ballon d’Or itu menandatangani kontrak berdurasi 18 bulan atau satu setengah tahun bersama Al Hilal, yang akan berlangsung hingga Juni 2027.
Melalui pernyataan resmi di situs klub, Benzema menyampaikan salam perpisahan emosional kepada Al Ittihad.
“Babak ini telah berakhir, tetapi rasa hormat dan terima kasih akan selalu ada. Terima kasih kepada klub, staf, rekan setim, dan terutama para penggemar atas cinta dan energi yang diberikan setiap hari,” ujar Benzema.
Ia menegaskan meninggalkan klub dengan kepala tegak dan penuh kebanggaan atas apa yang telah diraih bersama Al Ittihad.
Benzema sepakat memutus kontraknya lebih awal dengan Al Ittihad setelah menolak proposal perpanjangan yang diajukan manajemen. Media Arab Saudi menyebut tawaran tersebut dianggap tidak sesuai dengan status dan kontribusinya.
Mantan striker Real Madrid itu bahkan sempat absen dalam dua pertandingan liga terakhir sebelum kepindahannya diumumkan secara resmi.
Setelah bergabung dengan Al Hilal, Benzema langsung melontarkan pujian tinggi kepada klub barunya yang berjuluk Blue Waves.
“Saya sangat senang berada di sini. Ini klub besar dengan sejarah hebat dan banyak trofi. Mentalitas tim ini luar biasa,” kata Benzema.
Ia bahkan menyebut Al Hilal sebagai “Real Madrid-nya Asia”, mengacu pada budaya juara, kualitas pemain, serta dukungan fanatik para penggemar.
“Saya pernah melawan Al Hilal bersama Real Madrid, dan itu selalu pertandingan sulit. Sekarang saya bangga menjadi bagian dari klub ini,” tambahnya.
Benzema menegaskan ambisinya tidak berubah. Ia datang ke Al Hilal dengan satu tujuan utama: memenangi semua gelar yang tersedia.
“Kalian tahu mentalitas saya. Saya akan bekerja keras, memberikan segalanya di lapangan, dan membantu tim ini meraih banyak trofi,” tegas pemain berusia 38 tahun itu.
Ia juga menekankan bahwa kesuksesan tim lebih penting daripada pencapaian pribadi. ***
Tidak ada komentar