Cuitan.id – Seekor bayi Japanese macaque bernama Punch mencuri perhatian jutaan pengguna media sosial dunia. Punch lahir di Ichikawa City Zoo, Jepang, pada 26 Juli 2024.
Tak lama setelah lahir, induknya meninggalkannya. Tanpa pelukan dan perawatan alami dari sang ibu, Punch bergantung penuh pada tim perawat satwa di kebun binatang.
Petugas kebun binatang segera memberi susu, kehangatan, serta perlindungan intensif agar Punch bisa bertahan hidup dan tumbuh sehat.
Boneka Orangutan Jadi “Pelukan Pengganti”
Untuk membantu kondisi emosional Punch yang kerap terlihat cemas dan kesepian, perawat memberinya boneka orangutan berukuran besar. Boneka itu menjadi teman setia Punch.
Punch selalu membawa boneka tersebut, memeluknya saat tidur, hingga duduk sambil menggenggamnya erat. Momen-momen ini menyentuh hati publik setelah foto dan videonya menyebar luas di media sosial seperti X, TikTok, dan Instagram.
Tagar #がんばれパンチ (#HangInTherePunch) pun ramai digunakan warganet dari berbagai negara sebagai bentuk dukungan.
IKEA Turun Tangan, Pengunjung Meningkat
Kisah Punch menarik perhatian perusahaan furnitur asal Swedia, IKEA. Perusahaan itu mendonasikan sejumlah boneka serupa agar Punch memiliki lebih banyak “teman”.
Popularitas Punch juga mendongkrak jumlah kunjungan ke Ichikawa City Zoo. Banyak orang datang langsung untuk melihat perkembangan Punch bersama boneka kesayangannya.
Mulai Diterima Kelompoknya
Seiring waktu, Punch menunjukkan perkembangan sosial yang positif. Beberapa monyet dewasa mulai mendekat, memeluk, bahkan melakukan grooming sebagai tanda penerimaan.
Perubahan ini kembali viral karena publik melihat Punch yang dulu sendirian kini mulai mendapatkan kasih sayang dari sesama spesiesnya.
Pesan di Balik Kisah Punch
Kisah Punch bukan sekadar cerita hewan viral. Cerita ini menegaskan pentingnya ikatan emosional dalam tumbuh kembang makhluk hidup.
Punch juga membuktikan bahwa naluri mencari kasih sayang tetap kuat, bahkan melalui objek pengganti. Dari kebun binatang di Jepang, kisahnya berhasil menyatukan empati jutaan orang di seluruh dunia. ***
Tidak ada komentar