Puasa Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasan dan Tips Aman Saat Ramadan

waktu baca 3 menit
Kamis, 26 Feb 2026 18:00 3 admincuitan

Cuitan.id – Banyak orang bertanya, apakah puasa bisa menurunkan berat badan? Pertanyaan ini sering muncul, terutama saat bulan Ramadan, ketika pola makan dan waktu konsumsi makanan berubah drastis.

Puasa bukan hanya ibadah, tetapi juga dapat membantu mengontrol berat badan jika dijalankan dengan pola makan yang tepat dan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Apakah Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan dan Penjelasannya

Pada umumnya, berat badan akan turun jika kalori yang masuk lebih sedikit di banding yang di bakar tubuh. Puasa dapat membantu menciptakan kondisi ini karena waktu makan terbatas sehingga asupan kalori harian cenderung berkurang. Tubuh kemudian menggunakan cadangan energi, termasuk lemak, untuk memenuhi kebutuhan energi, yang membuat puasa dapat menurunkan berat badan pada sebagian orang.

Selain itu, selama puasa kadar insulin juga menurun, sehingga tubuh lebih mudah beralih menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi setelah simpanan gula (glikogen) berkurang. Perubahan metabolik inilah yang mendukung penurunan berat badan selama puasa.

Meski begitu, puasa bukan jaminan berat badan pasti turun. Jika saat berbuka atau sahur mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan kalori berlebih, berat badan bisa tetap naik. Faktor lain seperti kualitas tidur, aktivitas fisik, komposisi makanan, dan kondisi kesehatan juga memengaruhi hasilnya, dan sebagian penurunan berat badan bisa berasal dari cairan, bukan lemak.

Jadi, jawaban mengenai apakah puasa bisa menurunkan berat badan adalah bisa, terutama jika disertai pola makan seimbang, kontrol porsi, dan gaya hidup aktif. Namun, hasilnya dapat berbeda pada setiap orang dan tidak selalu bersifat instan.

Tips Aman Menurunkan Berat Badan saat Puasa

Agar puasa bisa menurunkan berat badan secara lebih efektif dan tetap aman, ada beberapa langkah yang dapat di lakukan, di antaranya:

  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi saat sahur dan berbuka, seperti buah, sayur, sumber protein rendah lemak, serta karbohidrat kompleks.
  • Batasi makanan tinggi gula, gorengan, dan minuman manis agar asupan kalori tetap terkontrol.
  • Perhatikan porsi makan dan hindari makan berlebihan saat berbuka. Mulailah dengan porsi kecil, lalu beri jeda sebelum menambah makanan agar tubuh dapat mengenali rasa kenyang.
  • Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sekitar 6–8 gelas selama waktu berbuka hingga sahur.
  • Batasi minuman berkafein atau bersoda karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
  • Tetap aktif bergerak dengan olahraga ringan, seperti jalan kaki atau peregangan, untuk membantu menjaga kebugaran dan massa otot selama puasa.
  • Jaga kualitas tidur karena kurang tidur dapat memengaruhi hormon lapar dan kenyang, sehingga berisiko meningkatkan nafsu makan.

Dengan strategi yang tepat, puasa dapat menjadi momen untuk memperbaiki pola makan sekaligus membantu mengontrol berat badan secara lebih sehat. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA