Simak kisah pebulu tangkis supercantik Huang Yaqiong yang harus berjuang menghadapi homesick (Foto: Instagram/@hyq28) JAKARTA, Cuitan.id – Dunia bulu tangkis kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Kisah Huang Yaqiong, pebulu tangkis ganda campuran asal China, kini menjadi inspirasi setelah ia memutuskan pensiun di puncak kejayaan. Di balik deretan medali emasnya, siapa sangka Yaqiong kecil hampir menyerah karena rindu rumah atau homesick.
Bersama pasangannya, Zheng Siwei, Yaqiong telah mendominasi podium dunia, termasuk puncaknya meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Berikut adalah perjalanan emosional sang legenda:
Memulai karier profesional bukan hal mudah bagi Yaqiong. Saat pertama kali masuk asrama tim provinsi Zhejiang, ia sempat dilanda homesick yang hebat. Jauh dari orang tua membuatnya sering menangis dan hanya menantikan waktu menelepon untuk mencurahkan isi hati.
Yaqiong bahkan sempat menyatakan ingin berhenti berlatih karena sering mengalami kekalahan di turnamen junior. Tekanan fisik dan mental hampir membuatnya meninggalkan raket selamanya.
Beruntung, keluarga Yaqiong tidak membiarkannya menyerah begitu saja. Dengan dukungan moral yang kuat dan motivasi dari pelatih, atlet kelahiran 28 Februari 1994 ini perlahan bangkit. Ia mengubah rasa rindu menjadi bahan bakar untuk berlatih lebih keras.
Hasilnya mulai terlihat pada tahun 2017 saat ia menjuarai Kejuaraan Asia, disusul dengan medali emas Asian Games 2018 yang menjadi awal dominasinya di kancah internasional.
Duet Zheng Siwei/Huang Yaqiong bertransformasi menjadi momok menakutkan bagi lawan hingga dijuluki “Monster Ganda Campuran”. Prestasi mereka sulit ditandingi:
33 Gelar Juara di level BWF World Tour.
3 Kali Juara Dunia (2018, 2019, 2022).
Medali Emas Olimpiade Paris 2024 dan Perak Olimpiade Tokyo 2020.
Dua kali membawa China memboyong Piala Sudirman.
Setelah Zheng Siwei memutuskan gantung raket pasca-Olimpiade, Huang Yaqiong menyusul dengan mengumumkan pengunduran dirinya tepat pada pergantian tahun 2024-2025.
Kini, Yaqiong memulai babak baru dalam hidupnya. Setelah momen romantis dilamar oleh sesama atlet China, Liu Yuchen, di arena Olimpiade Paris, keduanya kini telah resmi menikah dan menikmati masa pensiun dengan penuh kebahagiaan. ***
Tidak ada komentar