Perbedaan Tepung Tapioka dan Terigu: Fungsi, Tekstur, dan Kegunaannya

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Nov 2025 06:00 330 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Banyak orang mengira tepung tapioka dan tepung terigu sama karena bentuknya yang serupa dan sama-sama berwarna putih. Padahal, kedua tepung ini memiliki asal, fungsi, dan karakteristik yang berbeda sehingga tidak selalu bisa saling menggantikan dalam resep.

Pemilihan jenis tepung yang tepat berpengaruh pada tekstur, rasa, bahkan keamanan makanan—terutama bagi kamu yang memiliki alergi atau sensitivitas tertentu. Karena itu, penting memahami perbedaan dasar kedua tepung ini sebelum digunakan.

Perbedaan Tepung Tapioka dan Tepung Terigu

1. Asal Bahan Baku

Tepung tapioka berasal dari pati singkong yang diparut, diperas, lalu dikeringkan hingga menjadi tepung halus.

Sementara itu, tepung terigu dibuat dari biji gandum yang digiling halus dan diayak hingga menghasilkan tekstur lembut.

2. Warna dan Tekstur

Tepung tapioka berwarna putih cerah, bertekstur sangat halus, dan terasa licin saat disentuh.

Sebaliknya, tepung terigu cenderung berwarna krem atau kekuningan dengan tekstur lebih berat dan tidak terlalu licin.

3. Kandungan Nutrisi

Tepung tapioka didominasi karbohidrat dalam bentuk pati dan bersifat bebas gluten, dengan kadar protein, lemak, dan serat yang sangat rendah.

Tepung terigu mengandung karbohidrat, protein (gluten), sedikit lemak, dan serat dalam jumlah kecil.

4. Fungsi dalam Resep

Tepung tapioka sering digunakan sebagai pengental, perekat, atau pembuat tekstur kenyal, misalnya pada bakso, boba, cilok, dan kue tradisional.

Tepung terigu justru berfungsi menghasilkan adonan yang dapat mengembang dan lembut, sehingga cocok untuk roti, kue, gorengan, dan mi.

5. Kesesuaian Konsumsi

Karena tidak mengandung gluten, tepung tapioka aman untuk penderita alergi gandum, intoleransi gluten, atau penyakit celiac.

Sebaliknya, tepung terigu sebaiknya dihindari oleh orang dengan gangguan pencernaan terkait gluten karena dapat memicu gejala seperti kembung, diare, atau sakit perut.

Memilih jenis tepung yang tepat sangat penting untuk menentukan hasil akhir masakan sekaligus menjaga kesehatan. Pastikan selalu memeriksa label komposisi pada kemasan, serta gunakan tepung sesuai kebutuhan resep agar memperoleh hasil yang optimal. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA