Oversharing di Medsos: Mengapa Orang Suka Bagikan Kehidupan Pribadi?

waktu baca 1 menit
Rabu, 25 Feb 2026 18:00 5 admincuitan

Cuitan.id – Media sosial kini jadi ruang berbagi informasi sekaligus menumpahkan emosi dan cerita pribadi. Fenomena ini di kenal sebagai oversharing, yaitu membagikan terlalu banyak informasi pribadi ke publik digital.

Menurut Psikolog Klinis Dewasa, Adelia Octavia Siswoyo, M.Psi., orang yang gemar berbagi kehidupan di media sosial biasanya punya kebutuhan kuat untuk terhubung dengan orang lain.

“Membagikan cerita di sosial media seperti bercerita atau curhat, sekaligus mendapatkan validasi dari orang lain,” ujar Adelia. Respons berupa komentar, likes, atau pesan dukungan memberi rasa diterima dan di perhatikan.

Psikolog menekankan, oversharing muncul ketika seseorang kehilangan kontrol atas informasi yang dibagikan. Adelia menjelaskan, hal ini terjadi saat proses berbagi di lakukan secara impulsif tanpa filter.

Senada dengan itu, Psikolog Klinis Winona Lalita R., M.Psi., menambahkan bahwa manusia adalah makhluk sosial sekaligus individual. Kebutuhan untuk terkoneksi wajar, tapi harus seimbang dengan batasan diri. “Jika batasan privat dan publik tidak jelas, seseorang bisa membagikan sisi pribadinya yang seharusnya tetap rahasia,” jelas Winona.

Di era digital, media sosial menjadi sarana utama memenuhi kebutuhan sosial. Meski mempermudah interaksi, tanpa kesadaran batasan privasi, oversharing bisa merugikan diri sendiri. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA