Mobil Listrik vs Hybrid: Mana Lebih Hemat untuk Harian?

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Apr 2026 17:00 3 admincuitan

Cuitan.id – Perbandingan mobil listrik dan hybrid semakin penting saat harga BBM naik turun. Banyak orang memilih hybrid karena lebih hemat dari mobil bensin, tanpa bergantung penuh pada listrik. Namun, apakah mobil listrik tetap lebih unggul?

Kali ini, perbandingan fokus pada Jaecoo J5 EV dan Toyota Yaris Cross Hybrid yang sama-sama mengusung teknologi elektrifikasi, tetapi dengan pendekatan berbeda.

Jaecoo J5 EV mengandalkan motor listrik sepenuhnya. Konsumsi energinya rata-rata 11,4 kWh per 100 km. Dengan harga Rp 299,9 juta, mobil ini menjadi salah satu SUV listrik paling terjangkau di Indonesia. Dalam praktiknya, 1 kWh mampu menempuh sekitar 8,7 km, bahkan bisa mendekati 10 km dalam kondisi ideal.

Di sisi lain, Toyota Yaris Cross Hybrid membawa mesin 1.500 cc dengan tenaga 90 TK dan torsi 121 Nm. Motor listriknya menambah 79 TK dan 141 Nm, sehingga total tenaga gabungan mencapai 160 TK dengan torsi 262 Nm. Harga mobil ini berada di kisaran Rp 399 juta hingga Rp 460 jutaan.

Dalam hal efisiensi, Yaris Cross Hybrid mencatat konsumsi 24,5 km per liter berdasarkan pengujian kombinasi jalan kota dan tol.

Untuk melihat biaya nyata, simulasi penggunaan harian dilakukan dengan rute Bogor–Jakarta pulang-pergi sejauh 100–120 km selama 30 hari. Total jarak bulanan mencapai 3.000–3.600 km.

Dengan harga Pertamax Rp 12.300 per liter, Yaris Cross Hybrid membutuhkan sekitar 122–147 liter bensin per bulan. Biaya yang harus dikeluarkan berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 1,81 juta.

Sementara itu, Jaecoo J5 EV mengonsumsi sekitar 342–410 kWh listrik per bulan. Jika pengisian dilakukan di rumah dengan tarif Rp 1.444 per kWh, biaya hanya sekitar Rp 494.000 hingga Rp 593.000. Jika menggunakan SPKLU dengan tarif Rp 2.400–Rp 2.500 per kWh, biaya naik menjadi Rp 820.000 hingga Rp 1,02 juta.

Hasilnya, mobil listrik tetap lebih hemat. Selisih biaya operasional mencapai Rp 480.000 hingga Rp 1,31 juta per bulan dibandingkan hybrid.

Meski begitu, mobil hybrid tetap menawarkan kepraktisan. Pengguna tidak perlu khawatir soal jarak tempuh atau mencari stasiun pengisian listrik. Selain itu, jaringan servis Toyota yang luas serta ketersediaan suku cadang menjadi nilai tambah dibandingkan Jaecoo yang masih tergolong baru di Indonesia.

Mobil listrik unggul dari sisi biaya operasional. Namun, mobil hybrid masih lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari, terutama bagi yang mengutamakan kemudahan dan dukungan layanan purna jual. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA